Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu)
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu)

Bank BUMN Syariah Skala Besar Segera Hadir

Ekonomi bumn Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS)
Ilham wibowo • 03 Januari 2019 13:26
Jakarta: Pemerintah memastikan bakal membentuk bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Syariah berskala besar. Implementasinya, segera dilakukan.
 
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyampaikan kehadiran bank syariah terbesar di Tanah Air bakal meningkatkan kepercayaan masyarakat mayoritas muslim. Selama tiga tahun terakhir pangsa pasar perbankan syariah Indonesia hanya di kisaran lima persen.
 
"Tentunya kita harus berkomunikasi karena kita ingin tentunya perbankan syariah ini ada bank yang besarnya. Nah bank syariah yang besar ini tentunya agak sulit kalau dia akan menjadi anak perusahaan," ucap Bambang di Ruang Rapat Benny S Mulyana, Gedung Widjojo Nitisastro, Jakarta, Kamis, 3 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Komunikasi tersebut saat ini dilakukan dengan bank BUMN konvensional yang juga menjalankan skema bank syariah pada anak perusahaan. Bambang mengungkapan pembentukan bank BUMN Syariah ini tak akan sekadar wacana.
 
"Nanti akan kita cari cara terbaik yang tentunya harus juga melihat soal tata cara pengalihan aset, kemudian tata cara pembentukan BUMN-nya sendiri," papar mantan Menteri Keuangan RI ini.
 
Beberapa langkah bakal ditempuh untuk mengaolikasikan keseriusan proyek pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ini. Merger anak perusahaan BUMN pun menjadi satu di antara opsi.
 
"Salah satu cara terbaik adalah merger dari anak-anak perusahaan, tapi kan mungkin itu perlu waktu karena saham kan dimiliki oleh masing-masing induknya," ungkap Bambang.
 
Meski diharapkan cepat, Bambang belum memastikan waktu kehadiran bank BUMN Syariah ini. Ia menyebut keinginan dari aspirasi pelaku ekonomi syariah ini masuk dalam fokus utama pemerintah.
 
"Ya sesegera mungkin kita punya bank syariah yang skala besar. Pokoknya saya enggak mau kasih target waktu, tentunya segala sesuatu harus berjalan sesuai dengan kondisi yang real," pungkasnya.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif