medcom.id, Jakarta: PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memperkirakan daya beli masyarakat akan bergerak stagnan di sepanjang tahun ini. Sama seperti tahun lalu, pergerakan daya beli masyarakat tidak akan turun tetapi juga tidak naik secara signifikan.
"Kami melihat daya beli tahun ini tidak akan jauh berubah dibandingkan dengan tahun lalu. Tidak turun, tetapi juga tidak akan naik," kata Presiden Direktur Unilever Indonesia Hemant Bakshi, di Gedung BEI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Meski demikian, dirinya menanggap perekonomian Indonesia akan tumbuh secara positif untuk 2017 ini. Setidaknya ada dua faktor pendukung yang akan menjadi pendorong perekonomian nasional.
"Pertama, pasar yang besar. Kedua, meskipun ekonomi naik turun tetapi dalam jangka panjang kami melihat tren di Indonesia positif. Sehingga kami sangat positif dan optimistis dengan pertumbuhan pasar di Indonesia," jelas dia.
Dirinya menambahkan, secara khusus bonus demografi Indonesia akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi ke depan. Dengan didominasi oleh masyarakat usia produktif, maka percepatan daya beli akan lebih baik.
"Jika kamu lihat demografi di Indonesia, konsumennya muda, orang-orangnya semakin melek teknologi, kami akan meningkatkan lebih cepat," pungkas Hemant.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan