NEWSTICKER
Direktur Jenderal ADB Ramesh Subramaniam (keempat dari kanan). Foto: dok Kemenkeu.
Direktur Jenderal ADB Ramesh Subramaniam (keempat dari kanan). Foto: dok Kemenkeu.

ADB Puji Konsistensi Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

Ekonomi infrastruktur adb
Willy Haryono • 05 Desember 2019 12:43
Nusa Dua: Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas di kepemimpinan periode kedua Presiden Joko Widodo. Infrastruktur ditegaskan Presiden Jokowi sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
 
Bank Pertumbuhan Asia (ADB) sepakat dengan pandangan tersebut. "Prioritas Presiden Jokowi tetap infrastruktur. Itu tepat sekali," kata Direktur Jenderal ADB Ramesh Subramaniam dalam acara Forum Internasional Pertumbuhan Ekonomi dan Kebijakan Publik (AIFED) ke-9, di Hotel Inaya Putri Bali di Nusa Dua, Bali, Kamis, 5 Desember 2019.
 
ADB menyebut Indonesia adalah negara besar dengan potensi luar biasa. Dalam kacamata ADB, Indonesia merupakan negara besar yang dapat tetap bertahan di tengah kondisi global saat ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia masih dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran lima persen dalam beberapa tahun terakhir, dan juga tetap menjaga angka rata-rata kemiskinan di satu digit. Melihat tren Indonesia saat ini, ADB sepakat dengan sejumlah studi yang memproyeksikan NKRI akan menjadi negara maju pada 2045.
 
"Namun pertanyaannya adalah, apa yang harus dilakukan Indonesia agar bisa mencapai (pertumbuhan ekonomi) tujuh persen?" tanya Ramesh.
 
Tujuh persen merupakan target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan pemerintah sejak beberapa tahun terakhir.
 
Selain infrastruktur, faktor lain yang dinilai ADB perlu ditingkatkan Indonesia adalah kualitas sumber daya manusia. Ramesh menyebut aset terbesar Indonesia adalah masyarakatnya, dengan total populasi berkisar 260 juta-270 juta jiwa.
 
Populasi yang besar merupakan aset Indonesia, namun juga dianggap ADB sebagai tantangan. "Karena mereka harus mendapat pendidikan yang baik. Indonesia harus dapat bersaing dengan Thailand atau Malaysia dalam hal pendidikan," ucap Ramesh.
 
Ramesh menilai Indonesia saat ini terus bergerak ke arah positif dalam hal pembangunan manusia, yang salah satunya terlihat dari diangkatnya tema produktivitas dan daya saing di AIFED ke-9.
 
"Seminar ini digelar di waktu yang tepat. ADB akan terus berkomitmen mendukung Indonesia dalam hal pertumbuhan berkesinambungan," tutur Ramesh.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif