Bank Muamalat. Foto :  Muamalat.
Bank Muamalat. Foto : Muamalat.

Bank Muamalat Bantah NPF Lebihi 40% Pembiayaan

Ekonomi bank muamalat
Nia Deviyana • 06 Desember 2019 05:49
Jakarta: PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membantah kabar yang menyebutkan rasio Non Performing Loan (NPF) perseroan mencapai 40 persen dari total pembiayaan. Hal tersebut telah diklarifikasi oleh manajemen Bank Muamalat Indonesia kepada Islamic Development Bank (IsDB) pusat di Jeddah dan IsDB, yang menyatakan tidak pernah memberikan pernyataan terkait Bank Muamalat Indonesia.
 
"Pemberitaan yang menyebutkan bahwa NPF Bank Muamalat mencapai 40% dari total pembiayaan saat ini adalah tidak benar dan tidak memiliki landasan yang akurat," ujar CEO PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Achmad K Permana, yang dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 5 Desember 2019.
 
Adapun rasio NPF nett Bank Muamalat saat ini masih berada di bawah ketentuan yang ditetapkan oleh regulator yaitu di bawah 5 persen. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2019, lanjut Achmad, tercatat sebesar 4,64 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bank Muamalat berkomitmen untuk terus melakukan langkah perbaikan, meningkatkan efisiensi dan governance yang baik sesuai dengan arahan dan pengawasan dari OJK secara benar dan berkelanjutan," tandasnya.
 
Muamalat, bank syariah tertua di Indonesia itu sedang berusaha untuk meningkatkan kapasitas permodalan. Bank tersebut baru saja mengumumkan rencana Penawaran Umum Terbatas IV dengan hak memesan efek terlebih dahulu. Dalam keterbukaan informasi di situs resminya, Bank Muamalat berencana menerbitkan 32,96 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar.
 
Adapun kinerja keuangan Bank Muamalat anjlok per kuartal II-2019. Rasio kecukupan modalnya (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat menurun hampir empat persen dari periode sama tahun sebelumnya, menjadi 12,01 persen.
 
CAR merupakan faktor utama bagi suatu bank untuk dapat mengembangkan pertumbuhan usahanya. OJK memiliki batasan bawah CAR bagi masing-masing perbankan yakni di kisaran 8 persen hingga 10 persen.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif