Harga Telur di Tingkat Peternak Terkoreksi Turun ke Rp21.000/Kg

Desi Angriani 19 Juli 2018 13:47 WIB
telur ayam
Harga Telur di Tingkat Peternak Terkoreksi Turun ke Rp21.000/Kg
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)
Jakarta: Kenaikan harga telur ayam dalam sepekan terakhir masih relatif tinggi atau berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram (kg). Namun harga telur di tingkat peternak disebut sudah turun menjadi Rp21 ribu per kg.

Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional Yudianto Yosgiarso mengatakan harga telur di tingkat peternak sudah turun sejak kemarin dari Rp25 ribu per kg menjadi Rp21 ribu-Rp22 ribu per kg.

"Saat ini ditingkat peternak kondisi harga telur ayam telah turun, kalau kemarin itu ditingkat peternak sampai Rp25 ribu per kg sekarang sudah terkoreksi antara Rp21 ribu-Rp22 ribu per kg," kata Yudianto saat dihubungi Medcom.id. Kamis, 19 Juli 2018.

Yudianto Yosgiarso mengungkapkan tak semua peternak tradisional bergembira dengan kenaikan harga telur ayam. Pasalnya, banyak pula kegagalan produksi yang mengakibatkan sebagian peternak menggunakan keuntungan tersebut untuk menambal kerugiannya.

Sebab itu, lanjutnya harga telur yang sempat naik di tingkat peternak wajar dengan berbagai risiko yang harus dihadapi. Lagi pula keuntungan yang diperoleh Rp3.000 per kg tidak sebanding dengan keuntungan para pedagang.

"Coba pedagang tau kita naik mereka langsung jual naik walaupun stok telur dengan harga normal masih ada. Saya enggak rela anggota kami dimarahi terus," tutur dia.

Menurutnya, keuntungan berbeda akan diperoleh peternak moderen dengan status perusahaan Tbk. Mereka dapat meraup untung triliuan rupiah karena menggunakan teknologi dan industri yang terintegrasi sehingga memberikan efesiensi yang besar terhadap produktivitas.

"Untungnya mereka bisa triliunan," sambung dia.

Adapun nilai  Harga Pokok Produksi (HPP) dihitung 3,5 kali dari harga pakan yang kini mencapai Rp5.400 per kg. Dengan begitu, harga normal telur ayam di tingkat peternak semestinya Rp21.000 per kg.

"Saya sampaikan pemerintah kasih kesempatan ke peternak jangan begitu harga naik maka dianggap keuntungan yang besar sekali bagi peternak," pungkas dia.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id