Perusahaan Diimbau Siapkan Skema Hadapi Perubahan Industri
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri meminta seluruh pihak, mulai serikat pekerja, pengusaha, hingga pemerintah, untuk menjadikan peringatan Hari Buruh Internasional, besok, sebagai momentum untuk terus menggelorakan dialog sosial. Dengan begitu, hubungan industrial semakin kondusif, harmonis, dan berkeadilan.

Saat memasuki era industri 4.0, Hanif mengimbau seluruh perusahaan untuk menyiapkan skema transformasi dalam rangka menghadapi perubahan industri sebagai dampak teknologi digital.

"Tentunya hal itu harus diiringi komunikasi yang baik antara pengusaha dan pekerja untuk mendapatkan solusi terbaik," ujarnya di Jakarta, Minggu, 29 April 2018.

Hanif juga meminta serikat pekerja lebih aktif dalam upaya pengembangan kompetensi dan kualitas para anggota. "Kami berharap kerja sama antarseluruh pihak terus ditingkatkan. Itu harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan kompetensi tenaga kerja sehingga siap berkompetisi di pasar kerja yang semakin terbuka."

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini diwarnai polemik perihal Perpres Nomor 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Banyak prasangka buruk bahwa perpres itu akan membuat TKA termasuk unskilled worker membanjiri Indonesia.

Aksi unjuk rasa yang akan dilakukan buruh, besok, pun menjadikan Perpres TKA sebagai sasaran, selain tuntutan penaikan upah yang rutin diserukan. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan pihaknya akan menuntut pembatalan perpres itu. Hal yang sama disuarakan Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Muchtar Pakpahan.

Di sisi lain, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan penaikan upah yang selalu dituntut pada peringatan Hari Buruh tak lagi relevan. Menurutnya, pengusaha lebih menyambut positif jika serikat pekerja ingin terlibat diskusi dalam menghadapi industri 4.0. (Media Indonesia)

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id