Pelepasan ekspor kereta ke Bangladesh oleh PT Inka. (FOTO: MTVN/Amaluddin)
Pelepasan ekspor kereta ke Bangladesh oleh PT Inka. (FOTO: MTVN/Amaluddin)

Ekspor Kereta ke Bangladesh Upaya Diversifikasi Produk

Amaluddin • 01 April 2016 08:15
medcom.id, Surabaya: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brojonegoro mengatakan ekspor kereta Indonesia ke Bangladesh merupakan upaya Indonesia dalam melalukan diversifikasi produk. Salah satu contohnya, produk gerbong kereta yang bukan merupakan produk yang biasa diekspor oleh Indonesia.
 
"Saya bangga, PT Inka (Persero) mampu membuktikan bahwa sebagai BUMN mampu memproduksi produk yang kompetitif. Kami melihat ini merupakan momentum yang bagus dalam mengekspor produk dengan tujuan yang baru," kata Bambang, di sela ekspor perdana gerbong kereta, di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 31 Maret.
 
Dia menjelaskan, kegiatan ekspor ini merupakan bagian dari paket kebijakan pemerintah ke XI dengan diluncurkannya Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE). Menurut dia, KURBE ini sama halnya dengan KUR lainnya dengan bunga sembilan persen per tahun.

"Akan tetapi perbedaannya adalah pemberian kredit ini diberikan kepada Usaha Kecil Menengah yang terlibat langsung dalam kegiatan ekspor," bebernya.
 
Sementara itu, Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan kegiatan ekspor ini merupakan bentuk nyata kerja tim dari Kabinet Kerja di bidang ekonomi. Kata dia, Presiden selalu menekankan bahwa ekspor tidak hanya tugas dari Menteri Perdagangan melainkan tugas dari semua elemen yang terlibat.
 
"Jadi prakarsa dari Menkeu dan Eximbank sangat penting dalam mendongkrak daya saing hingga mengembangkan produk baru. Ini membuka peluang bisnis yang sangat luar biasa. Pendanaan menjadi aspek yang sangat penting," tambahnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 150 gerbong kereta api akan dikirim ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Untuk tahap awal, akan dikirim sebanyak 15 gerbong kereta api. Pengiriman dilakukan secara bertahap dalam setiap bulan akan dikirimkan 15 gerbong hingga akhir tahun ini. Seluruh gerbong tersebut merupakan produksi dalam negeri yang dilakukan oleh PT Industri Kereta Api Persero atau (PT INKA).
 
Sementara itu, selain Agus Purnomo, Bambang Brodjonegoro, dan Thomas Lembong, pelepasan ekspor ke Bangladesh kali ini juga dihadiri oleh Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Suryanto, dan Direktur Eksekutif Eximbank Ngalim Sawega.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan