Ilustrasi. FOTO: MI/BENNY BASTIANDY
Ilustrasi. FOTO: MI/BENNY BASTIANDY

Perkembangan Industri Gerus Ruang Pertanian

Ekonomi pertanian lahan pertanian
Antara • 08 November 2019 08:45
Palangkaraya: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menilai sekarang ini ruang bertani untuk masyarakat hilang lantaran sulitnya melakukan pembukaan lahan baru berdasarkan kearifan lokal. Pasalnya lahan pertanian dan ruang-ruang usaha di sektor pertanian kian tergerus sebagai dampak masifnya perkembangan industri.
 
"Hal itu dikarenakan begitu pesatnya perkembangan industri, baik pertambangan maupun perkebunan yang bertumbuh secara masif," kata Dedi, seperti dikutip dari Antara, di Palangkaraya, Jumat, 8 November 2019.
 
Perspektif itu, kata dia, tak hanya terjadi di daerah Kalimantan berupa lahan pertanian terhadap industri pertambangan dan perkebunan. Menurutnya hal serupa juga terjadi di daerah lain, seperti Jawa Barat yang merupakan kawasan industri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebabnya karena penyelenggara negara terlambat, yakni tidak menjadikan ketahanan dan perubahan pola berpikir masyarakat yakni kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai hal utama yang mestinya dipersiapkan sejak awal.
 
"Jadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan puncak dari ketidakteraturan manajemen pengelolaan lingkungan," tegasnya.
 
Hal itu diungkapkan saat Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kalteng, untuk melihat dan meninjau secara langsung kawasan yang dilanda karhutla. Sebelum dilaksanakannya pertemuan dengan jajaran Pemprov Kalteng dan instansi maupun pihak terkait lainnya, pihaknya terlebih dulu melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Pulang Pisau.
 
"Kami berharap melalui pertemuan ini bisa menyerap aspirasi dan mengetahui ragam permasalahan, penyebab hingga mendapatkan solusi untuk mencegah karhutla," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif