Illustrasi. Foto : MI/RAMDANI.
Illustrasi. Foto : MI/RAMDANI.

Pemerintah Bantu Kurangi Impor Lewat Suntikan Modal

Ekonomi pmn
Eko Nordiansyah • 04 September 2019 21:26
Jakarta: Pemerintah akan memberikan suntikan dana melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk penguatan transaksi berjalan. Rencananya dana sebesar Rp1 triliun ini akan digunakan untuk mengurangi impor yang menjadi penyebab dari defisit transaksi berjalan (CAD).
 
"Mengurangi (impor), mengurangi CAD sebenarnya. Yang lewat ekspor kan sudah ada LPEI yang lewat impor kita perkuat," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 September 2019.
 
Dirinya menambahkan, lewat suntikan modal ini pemerintah ingin masalah defisit transaksi berjalan bisa diatasi. Apalagi pemerintah juga memberikan dorongan dari sisi ekspor, ditambah dengan suntikan modal untuk mengurangi impor.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita ingin mendesain bagaimana caranya pemerintah bisa kurangi CAD. Caranya kalau dirumuskan kan menaikkan ekspor atau kurangi impor. Kalau naikkan ekspor pakai National Interest Account (NIA), nah yang kurangi impor ini," jelas dia.
 
Meski begitu, Suahasil masih enggan bicara lebih jauh soal BUMN yang akan mendapat suntikan modal ini. Pasalnya sampai saat ini Kementerian Keuangan masih mengkaji skema pemberian modalnya.
 
"Kita belum tentukan, belum, masih kita rumuskan. Kita pelajari di mana taruh PMN itu bisa jadi dia seperti dana akumulasi seperti dana pendidikan. Bentuknya seperti apa kita pelajari," pungkasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif