Benny Tjokro, si Orang Kaya Versi Forbes Tersangka Kasus Jiwasraya. Foto: Forbes
Benny Tjokro, si Orang Kaya Versi Forbes Tersangka Kasus Jiwasraya. Foto: Forbes

Benny Tjokro, si Orang Kaya Versi Forbes Tersangka Kasus Jiwasraya

Ekonomi Jiwasraya
Nia Deviyana • 14 Januari 2020 19:42
Jakarta: Nama Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro ditetapkan menjadi salah satu tersangka skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dia adalah Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk.
 
Sebelumnya, Jiwasraya mengalami gagal bayar lantaran perusahaan asuransi pelat merah tersebut diduga menempatkan portofolio investasinya di tempat yang berisiko tinggi. Adapun nama Benny Tjokro terseret dalam skandal tersebut lantaran Jiwasraya cukup besar menempatkan dana investasinya di perusahaan properti tersebut.
 
Berdasarkan catatan BPK, Jiwasraya berinvestasi pada Medium Term Note (MTN) atau surat utang dari PT Hanson International. Kuasa hukum Benny, Muchtar Arifin mengatakan Benny terlibat dalam investasi Jiwasraya sebesar Rp608 miliar pada 2015. Namun, sudah selesai pada 2016. Sehingga. Muchtar menilai Benny tidak memiliki peran apapun yang menyebabkan terjadinya kerugian pada Jiwasraya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Benny pernah melakukan pinjaman yang MTN (medium term note) pada 2015 senilai Rp608 milliar dan sudah selesai tepat waktunya pada 2016. Jadi, setahun kemudian selesai," ucap Muchtar di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, belum lama ini.
 
Benny Tjokro memiliki porsi saham yang besar di Hanson Internasional dengan kepemilikan 4,25 persen atau 3.685.467.431 saham. Dia adalah cucu pendiri Batik Keris Kasom Tjokrosaputro.
 
Melansir Forbes, Hanson International bermitra dengan Ciputra untuk mengembangkan proyek perumahan senilai USD900 juta pada 2014.
 
Benny juga dikenal sebagai investor pasar modal yang aktif. Selain di Hanson dia juga membeli saham di PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Tak hanya itu dia juga merupakan pelaku pasar yang membeli saham berdasarkan fundamentalnya. Terutama ketika membeli saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di harga Rp350 dan menjualnya di harga Rp985.
 
Pada 2018, bahkan Benny Tjokro masuk dalam jajaran 50 orang kaya Indonesia versi Forbes dengan kekayaan hampir USD670 juta.
 
Selain Benny Tjokro, Kejaksaan Agung menetapkan mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Harry Prasetyo, sebagai tersangka kasus gagal bayar kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk. Keduanya kini sudah ditahan.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif