Presiden Direktur RAPP Tony Wenas mengatakan, investasi pembangunan PM 3 ini mencapai Rp4 triliun. Diprediksi, pembangunan PM 3 untuk produksi kertas ini akan selesai pada September. Ia menjelaskan, saat ini kapasitas produksi RAPP sebanyak 2,8 juta ton pulp dan 820 ribu ton kertas dengan kecepatan produksi menembus 1,4 km per jam.
"Pabrik terbaru ini akan menambah kapasitas sebesar 250 ribu ton per tahun berupa high grade digital paper," ungkap Tony, melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2015).
Menurut dia, penambahan pabrik ini menjadi wujud komitmen mendukung hilirisasi industri berorientasi ekspor yang meningkatkan nilai tambah di Riau maupun Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor pulp dan kertas masing–masing sebesar 3,50 juta ton pulp dengan nilai sebesar USD1,72 miliar dan 4,35 juta ton kertas dengan nilai sebesar USD3,75 miliar.
Sedangkan impor pulp dan kertas masing–masing sebesar 1,62 juta ton pulp dengan nilai sebesar USD1,27 miliar dan 0,72 juta ton kertas dengan nilai sebesar USD1,36 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News