Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)
Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Bank Mayora Rogoh Rp35 Miliar Masuk ke Internet Banking

Angga Bratadharma • 16 Desember 2017 14:35
Cisarua: Bank Mayora berupaya memaksimalkan teknologi dalam aktivitas bisnisnya di masa mendatang. Hal itu dilakukan lantaran Bank Mayora berpendapat digital sudah mulai merambah lini-lini kehidupan termasuk aspek bisnis perbankan yang menginginkan pelayanan lebih baik bagi para nasabah.
 
Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij mengaku dengan perkembangan teknologi sekarang ini maka Bank Mayora mulai mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait internet banking dan mobile banking. Bisnis digital sudah harus digunakan agar nasabah tidak lari ke bank lain, termasuk upaya meningkatkan kemudahan dalam bertransaksi bagi nasabah.
 
"Bank Mayora di 2017 mengajukan izin di internet banking kemudian di mobile banking. Kemudian masuk juga sms banking. Kita juga mengubah EDC yang lebih mobile agar bisa dibawa ke mana-mana," kata Irfanto, dalam 'Year End Media Gathering Bank Mayora 2017', di Cisarua, Jumat malam, 15 Desember 2017.
Guna membangun bisnis digital itu, Irfanto mengaku, dana belanja modal atau capital expendicture (capex) yang dianggarkan sekitar Rp30 miliar sampai dengan Rp35 miliar. Diharapkan investasi yang dikeluarkan ini sejalan dengan optimalisasi bisnis di masa mendatang, termasuk meningkatkan daya saing.
 
"Anggaran digital dari 2017 menyambung ke 2018 sebagian besar dana belanja modal untuk elektronik dan IT investasinya Rp30 miliar sampai Rp35 miliar. Untuk bank BUKU III dan IV mungkin kecil, tapi kami tdai memiliki kemampuan maka kami bertahap dengan memberi manfaat seperti di internet banking dan mobile banking," tukasnya.
 
Adapun untuk internet banking sudah diajukan ke OJK termasuk juga laku pandai. Diharapkan segala sesuatunya bisa berjalan sesuai harapan dan nantinya bisa memperkuat lini bisnis Bank Mayora. Hal ini seiring dengan langkah Bank Mayora yang memfokuskan diri untuk meningkatkan kinerja neraca keuangan di akhir tahun ini.
 
"Jadi yang kami ajukan itu internet banking, kemudian laku pandai sudah diajukan. Kemudian semuanya yang di 2017 itu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan akan dimajukkan di 2018. Memang harus dipersiapkan digital ini," pungkasnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif