Rencananya, BRI Syariah akan didorong untuk menerbitkan Sukuk Mudharabah. Jumlah penerbitannya mencapai Rp1 triliun.
"Sukuk Mudharabah sebesar Rp1 triliun, dengan jangka waktu selama tujuh tahun," kata Direktur Utama BRI Asmawi Syam, ditemui saat paparan publik kinerja keuangan semester I-2016 di kantor pusat BRI, Jakarta, Senin (15/8/2016).
Menurut Asmawi, demi mensukseskan penerbitan Sukuk Mudharabah, BRI Syariah akan menjalankan penawaran awal (book bulding) pada Oktober 2016.
Sementara itu, Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menyebutkan, penerbitan Sukuk Mudharabah ini akan masuk ke permodalan tier II, karena bentuk penerbitan masuk dalam surat utang. Kehadiran Sukuk Mudharabah akan memperkuat rasio kecukupan modal (CAR) menjadi 14 persen, dari posisi di akhir Juni 2016 sebesar 12 persen.
Dia melanjutkan, induk usaha sudah menyiapkan modal untuk BRI Syariah sebesar Rp500 miliar. Jika Sukuk Murdharabah terserap dengan baik di tahun ini, suntikan modal dari induk usaha akan dilakukan pada tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News