Bank Indonesia (MI/USMAN ISKANDAR)
Bank Indonesia (MI/USMAN ISKANDAR)

BI 7 Days Reverse Repo Dinilai Tingkatkan Pertumbuhan Kredit

Dian Ihsan Siregar • 19 April 2016 15:31
medcom.id, Jakarta: Bank Indonesia (BI) akan mengubah suku bunga acuan menjadi BI 7 Days Reverse Repo dari sebelumnya acuan yang digunakan adalah suku bunga acuan atau BI rate. Perubahan acuan itu dinilai akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan penyaluran kredit perbankan di masa-masa mendatang.
 
Hal itu dibenarkan Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Hendro Utomo. Menurutnya, kebijakan BI yang akan diterapkan pada Agustus nanti sejalan dengan keinginan pemerintah dan regulator moneter yang akan menekan tingkat suku perbankan demi memaksimalkan pertumbuhan kredit.
 
"BI rate acuan jadi berubah sejalan dengan pemerintah yang akan menekan suku bunga perbankan. Nanti bisa meningkatkan pertumbuhan kredit, yang akhirnya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," tutur Hendro, ‎ditemui dalam Pefindo Press Release, di Panin Tower Senayan City, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Hendro berharap dengan berubahnya acuan ini maka regulator terkait tidak lagi menggunakan BI rate. Konsistensi ini perlu hadir agar acuan yang baru itu bisa maksimal memberikan dampak positif bagi ekonomi Tanah Air, termasuk didalamnya efek penyaluran kredit perbankan.
 
"Perubahan acuan ini diharapkan otoritas moneter adalah perbankan tidak gunakan lagi BI rate sebagai acuan penentuan suku bunga acuan. Tapi BI 7 Days Reverse Repo yang akan digunakan," jelas Hendro.
 
Lebih lanjut, ia memperkirakan, dengan menggunakan BI 7 Days Reverse Repo‎ ‎maka nantinya membuat tingkat suku bunga lebih rendah baik suku bunga tabungan maupun suku bunga kredit, karena tenor berjangka pendek. Meski demikian, hal itu akan tetap menarik dibandingkan dengan menempatkan dana di pasar uang antarbank.
 
"Secara logika lebih rendah suku bunganya, karena tendor lebih pendek. Itu memang lebih menarik dari tempatkan uang di pasar uang," pungkas Hendro‎.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan