Industri. ANTARA FOTO/Zabur Karuru.
Industri. ANTARA FOTO/Zabur Karuru.

Industri Manufaktur Jatim Naik Signifikan di Triwulan II

Amaluddin • 08 Agustus 2016 18:19
medcom.id, Surabaya: Produksi industri manufaktur skala mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan II 2016 mengalami pertumbuhan sebesar 6,54 persen. Pertumbuhan itu lebih tinggi dibanding produksi pada triwulan I 2016, sebesar 1,89 persen.
 
"Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil pada triwulan II jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2016 yang mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar 1,01 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono, seperti diberitakan Senin (8/8/2016).
 
Menurut Teguh, jika dibandingkan dengan pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Nasional pada Triwulan II 2016 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,74 persen maka pertumbuhan industri manufaktur mikro dan kecil Jawa Timur lebih tinggi sebesar 0,8 persen poin. 

"Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan II 2016 (y on y) mengalami kenaikan sebesar 5,68 persen," katanya.
 
Kata Teguh, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil pada triwulan II tahun ini lebih tinggi 0,25 persen poin dibandingkan dengan pertumbuhan produksi tahun 2015 pada triwulan II yang tumbuh sebesar 3,52 persen. 
 
"Produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan II tahun 2016 ( q to q) mengalami pertumbuhan sebesar 2,29 persen dibanding produksi pada triwulan I tahun 2016," jelasnya.
 
Produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan II tahun 2016 (y on y) tumbuh sebesar 1,71 persen dibandingkan dengan produksi pada triwulan yang sama tahun 2015.
 
Adapun industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami kenaikan pertumbuhan lebih dari 5 (lima) persen pada triwulan II/2016. Diantaranya, industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia naik sebesar 5,23 persen, industri Makanan naik sebesar 6,07 persen, industri Pengolahan Tembakau naik sebesar 6,17 persen.
 
Untuk industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki naik sebesar 8,11 persen, industri Tekstil naik sebesar 8,17 persen, industri Furnitur naik sebesar 8,2 persen, Industri Alat Angkut lainnya naik sebesar 9,09 persen, industri pakaian jadi naik sebesar 9,25 persen, Industri Minuman naik sebesar 20,54 persen, dan Industri Barang Logam, bukan Mesin dan Peralatannya naik sebesar 11,61 persen.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan