Ilustrasi wirausaha. Medcom.id/ M Rizal
Ilustrasi wirausaha. Medcom.id/ M Rizal

Pemerintah Bakal Cetak 1.000 Wirausaha Generasi Tua

Ekonomi Revolusi Industri 4.0
Dian Ihsan Siregar • 23 Januari 2019 07:53
Jakarta: Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sedang menyiapkan program untuk mencetak 1.000 wirausaha yang berasal dari kalangan orang tua. Hal itu merupakan salah satu tujuan dari pelaksanaan revolusi industri 4.0.
 
Hal tersebut dikatakan oleh Tenaga Profesional Lemhanas Dadan Umar Daihani. Ia mengaku dirinya ikut dalam diskusi bersama pemerintah terkait hal tersebut.
 
"Ada dalam diskusi pemerintah dan saya ikut, ada program penyiapan 1.000 wirausaha untuk kalangan orang tua. Itu ada dalam isi industri 4.0 yang dijalankan pemerintah. Ini merupakan tujuan baik, semua orang ingin baik. Jadi ini harus didukung," kata Umar ditemui saat diskusi publik bertema politik industrialisasi Jokowi dalam era industri 4.0' di Metro Coffee Bar, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa malam, 22 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dadan mengaku, program ini memang menyasar ke orang tua. Sebab anak muda sudah banyak berinovasi melalui teknologi digital yang berkembang saat ini.
 
"Digital literasi sangat melekat ke kalangan milenial. Makanya ini kita sasar ke orang tua. Jangan sampai tidak ada perubahan ke kalangan tua," tegas dia.
 
Dia menjelaskan program ini diberikan agar yang tua tidak tertinggal oleh yang muda. Apalagi di tengah perkembangan zaman dan revolusi industri 4.0.
 
"Kalau tidak akan diam di tempat, maka orang tua masih akan menggunakan kalkulator jadul, tidak menggunakan handphone atau komputer yang sudah canggih pada saat ini. Makanya butuh sentuhan dari industri 4.0, agar move on," tutur Umar.
 
Dia mencontohkan, Presiden Jokowi yang mempunyai perusahaan yang akan diwarisi ke anaknya. Namun, anak-anaknya tidak menginginkan, karena mereka semua sudah punya perusahaan sendiri yang saat ini dikenal dengan nama start-up.
 
"Pak Jokowi pernah mengungkapkan pandangannya. Dulu saya bangga mewarisi perusahaan bapak saya, sekarang anak saya tidak mau. Pikiran dan brandinganak muda sekarang itu start-up. Jadi yang harus diubah orang tua. Anak muda sudah bisa menciptakan usahanya sendiri," tukas pria yang juga mengemban sebagai Guru Besar Teknik Industri di Universitas Trisakti.
 

(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif