Ilustrasi (Foto: Antam)
Ilustrasi (Foto: Antam)

Harga Emas Antam Melemah ke Rp664.500/Gram

Angga Bratadharma • 16 April 2019 10:01
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa tercatat melemah sebesar Rp2.500 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp667 ribu per gram. Hari ini harga emas berada di posisi Rp664.500 per gram, sedangkan harga emas dunia tertekan akibat prospek ekonomi dunia yang relatif lebih baik.
 
Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Selasa, 16 April 2019, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,27 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp1,89 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,14 juta.
 
Sementara itu, emas batangan dengan ukuran 10 gram harganya yaitu Rp6,19 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram harganya yaitu Rp15,32 juta. Kemudian pembelian emas dengan ukuran 50 gram harganya dibanderol Rp30,53 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya sebesar Rp60,9 juta.
 
Adapun emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Pembelian emas dengan ukuran sebesar 250 gram harga dibanderol Rp151,9 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram harganya dipatok sebesar Rp303,6 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran 1.000 gram harganya sebesar Rp609,6 juta.
 
Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen yakni untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen untuk non NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
 
Setiap produk emas batangan ANTAM LM telah mendapatkan Sertifkat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Emas Antam dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena prospek ekonomi dunia yang relatif lebih baik mengurangi permintaan terhadap aset-aset safe haven seperti logam mulia.
 
Mengutip Antara, Selasa, 16 April 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD3,90 atau 0,30 persen menjadi USD1.291,30 per ons. Namun, penurunan emas dibatasi oleh pelemahan greenback. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,01 persen menjadi 96,93 pada pukul 18.30 GMT.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Pada perdagangan akhir pekan lalu, kontrak emas berjangka menguat kembali, setelah sehari sebelumnya jatuh, karena indeks USD melemah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan