Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)

Pemerintah Akan Tingkatkan Mitigasi Bencana di KEK

Ekonomi kawasan ekonomi khusus Mitigasi Bencana
Eko Nordiansyah • 04 Januari 2019 16:20
Jakarta: Pemerintah akan meningkatkan mitigasi bencana di seluruh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya bencana di KEK seperti yang terjadi di Tanjung Lesung, Banten, beberapa waktu lalu.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menginginkan mitigasi bencana di KEK lebih jelas. Apalagi tahun lalu sejumlah bencana alam besar melanda Indonesia mulai dari gempa Lombok, tsunami Palu, dan tsunami Selat Sunda.
 
"Pertama pada permintaan KEK yang baru. Kepdaa yang lama kita akan minta supaya dikaji kembali setelah memasukkan analisa risiko, peta, dan sebagainya," kata dia di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, sebenarnya mitigasi bencana di KEK sudah ada karena pembangunan yang harus disesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hanya saja, apakah peta yang digunakan merupakan versi terbaru atau tidak.
 
"Kita tidak tahu itu dulunya sudah mempertimbangkan peta terakhir atau belum. Nah sekarang kita akan buat lebih jelas bahwa itu selain sudah masuk RTRW, harus dipastikan itu peta terakhir. Kalau petanya peta lama nanti keliru," jelas dia.
 
Lebih lanjut, dirinya mencontohkan seharusnya KEK Tanjung Lesung memiliki pemecah ombak guna mencegah tsunami. Ke depannya, Darmin meminta pengelola ada antisipasi risiko karena masih ada ancaman terjadinya bencana alam.
 
"Ya harusnya ada itu, kalau itu enggak ada, sebentar lagi ada longsoran atau bahkan letusan akan kena. Itu kan Tanjung Lesung memang dibuat sengaja karena berhadapan langsung dengan Krakatau, selain bagus ada risikonya," pungkasnya.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif