Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Phapros akan Pasarkan Antimo ke Nigeria

Ekonomi bumn ekspor impor indonesia-nigeria
Nia Deviyana • 26 Desember 2018 19:39
Jakarta: PT Phapros Tbk sedang dalam proses memasarkan obat-obatan ke Nigeria dan Myanmar. Di Nigeria, Phapros sedang mengurus perizinan terkait peredaran obat, sementara di Myanmar, emiten berkode PEHA itu membentuk sebuah perusahaan bersama pengusaha lokal yang nantinya memasarkan produk Phapros.
 
"Untuk Nigeria Insya Allah semester 1 sudah ada nomor izin. Produknya antimo, semoga bisa membawa keberhasilan seperti di Indonesia," kata Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.
 
Perempuan yang akrab disapa Emmy itu mengatakan bahwa Phapros memiliki target untuk meningkatkan ekspor pada tahun depan. Hal ini untuk mengantisipasi nilai tukar rupiah yang terus berfluktuasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ekspor Phapros pada tahun ini, kata Emmy, masih satu persen dari omzet. Pada tahun depan, Phapros menargetkan ekspor bisa digenjot hingga dua persen.
 
"Kalau porsi kita tahun ini masih satu persen daari omzet, masih belum banyak. Tahun depan kita harapkan dua persen," tambah dia.
 
Sejauh ini, Phapros sudah memasarkan produknya di Kamboja dan Filipina. Adapun saat ini produksi tablet Phapros sudah mencapai tiga miliar tablet per tahun, sementara untuk injeksi produksinya mencapai 200 juta.
 
"Dengan adanya peningkatan ekspor produksinya tentunya akan meningkat, target kami maksimal 10 persen per produk," pungkasnya.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif