Meski Produktivitas Kerja Hanya 10 Hari, Pengusaha Tetap Bayar THR
Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba. (FOTO: Medcom.id/Farida Noris)
Medan: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan dari anggotanya yang tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2018 untuk buruh atau pekerjanya.

"Sampai saat ini dari para anggota tidak ada yang keberatan dengan masalah THR tersebut," kata Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba, di Kantor Apindo Sumut, Jalan Gagak Hitam/Ring Road, Komplek Taman Setia Budi, Blok V, Nomor 122, Rabu, 13 Juni 2018.

Parlindungan mengakui bagi para pengusaha cukup berat dalam masa kerja Juni, tetapi THR untuk karyawannya tetap diberikan sesuai dengan prosedur.

"Di Juni ini kalau bisa dibilang masa kerja produktif hanya 10 hari, tapi harus dibayar dengan biaya 30 hari kerja," jelasnya.

Padahal, kata Parlindungan, para pengusaha tidak hanya harus membayar gaji bulanan, tetapi juga harus membayar THR yang sudah menjadi ketentuan dari pemerintah.

"Tetapi kita percaya, ini bukan hanya sekadar pekerjaan. Juga harus dipahami, mitra kerja kita adalah pekerja, jadi harus merasakan juga apa yang mereka rasakan," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut Fransisco Bangun mengatakan pemberian THR kepada para pekerja tersebut berjalan dengan baik.

"Walaupun kemarin ada komplain dari satu perusahaan, dasarnya bukan karena THR, tetapi karena perusahaannya melakukan PHK, otomatis pekerjanya tidak mendapatkan THR," pungkasnya.

Ditegaskan Fransisco, pemberian THR kepada pekerja adalah wajib hukumnya dilakukan oleh pengusaha. "Untuk di Sumut hingga saat ini pembagian THR kondusif, " tandasnya.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id