Hunian vertikal--Antara/Eric Ireng
Hunian vertikal--Antara/Eric Ireng

Hunian Vertikal Solusi Perumahan Perkotaan

Rizky Noor Alam • 07 Agustus 2014 17:34
medcom.id, Jakarta: Direktur Utama Perum Perumahan Nasional (Perumnas) Himawan Arief menjelaskan bahwa konsep vertical housing atau hunian vertikal adalah solusi guna mensiasati masalah keterbatasan lahan untuk perumahan di perkotaan.
 
“Tren pembangunan perkotaan di Indonesia saat ini masih kepada kota terbuka. Hal tersebut dapat dilihat dengan maraknya pembangunan di sepanjang jalan, dan itu tidak bagus. Kalau di luar negeri sepanjang jalan antar kota itu tidak ada bangunan-bangunan seperti ruko-ruko atau perumahan, jadi pembangunan mereka terkonsep,” ucap Himawan di Jakarta, Kamis (7/8/2014).
 
Dia mencontohkan, Jalur Pantura Jawa yang sisi kanan dan kirinya dipenuhi oleh toko-toko dan kawasan pemukiman, selain itu sisi jalan raya yang menuju Bandung pun kurang lebih memiliki kondisi yang sama.

“Harusnya ada penataan ruang. Contoh di Tiongkok mereka sudah menerapkan konsep vertical housing, sedangkan kalau kita masih suka mengembangkan landed housing dan baru belajar menerapkan vertical housing. Semua negara membutuhkan itu, karena konsep vertical housing di negara-negara lain terbukti mengefisiensikan penggunaan lahan,” ucapnya.
 
Himawan juga menjelaskan bahwa Jakarta merupakan salah satu kota dengan penataan kota yang buruk di kawasan Asia Pasifik, jauh tertinggal dengan Singapura dan Kuala Lumpur, bahkan Manila yang sekarang mulai berbenah memperbaiki diri.
 
Konsep vertical housing sendiri bagi Himawan sudah harus mulai diterapkan di kota-kota besar yang penduduknya belum terlalu padat seperti Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Solo.
 
Selain konsep vertical housing yang sudah perlu diterapkan, baginya salah satu indikator lainnya sebuah kota memiliki penataan yang baik adalah tersedianya jalan yang memadai dan mampu menampung jumlah kendaraan serta tersedia fasilitas pedestrian yang baik.
 
“Kita lihat kota Barcelona dan Melbourne, jalan kedua kota itu lebar dan luas, sehingga mampu menampung jumlah kendaraan. Selain itu fasilitas pedestrian pejalan kaki juga harus dibangun dengan baik,” katanya.
 
Himawan menegaskan bahwa jika fasilitas pedestrian dibangun dengan baik dan diperbanyak, maka akan mengurangi mobilitas masyarakat berpergian dengan kendaraan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WID)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan