-- ANTARA/Eric Ireng
-- ANTARA/Eric Ireng

BTPN Syariah Mulai Beroperasi

Iqbal Musyaffa • 15 Juli 2014 19:31
medcom.id, Jakarta: PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mengumumkan pengoperasian PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah setelah mendapatkan izin spin off dari regulasi perbankan per 14 Juli.
 
Direktur BTPN Anika Faisal mengatakan pada saat temu wartawan di Jakarta, Selasa (15/7/2014) pembentukan bank umum syariah (BUS) ini merupakan strategi yang dilakukan untuk mengembangkan unit usaha syariah (UUS) yang dimiliki.
 
"BTPN telah melakukan serangkaian aksi korporasi, antara lain mengakuisisi dan mengonversi PT Bank Sahabat Purba Danarta menjadi bank syariah, kemudian memisahkan UUS menjadi BUS," kata dia.

"Kami bersyukur kita berhasil menyelesaikan runtutan proses untuk beroperasi sebagai bank syariah. Kita harapkan dapat meneruskan bisnis model yang sudah dilakukan unit syariah BTPN," lanjutnya.
 
Anika meyakini bahwa pasar syariah sangat potensial di Indonesia. "Pengoperasian ini sejalan dengan inisiatif keuangan inklusi BTPN yang difokuskan untuk melayani segmen usaha rakyat," tambah dia.
 
Anika menambahkan, BTPN Syariah bertujuan memberdayakan keluarga pra dan cukup sejahtera untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
 
Sementara itu, Direktur Utama BTPN Syariah Harry AS Sukadis mengatakan 70% pemilik saham adalah BTPN selaku perusahaan induk dan PT Triputra Persada Rahmat sebesar 28,59%, serta Yayasan Purba Danarta sebesar 1,41%.
 
"Kita ingin menjadi bank syariah terbaik untuk keuangan yang inklusif. Karena itu, kita akan konsentrasi di keuangan inklusi," tutur dia.
 
Terkait aset, hingga 31 Maret tahun ini unit usaha syariah BTPN memiliki aset sebesar Rp2,2 triliun yang meningkat 122,5% dari kuartal I tahun lalu sebesar Rp 986 miliar ditambah dengan aset Bank Sahabat sebesar Rp250 miliar.
 
Sementara untuk nilai pembiayaan mencapai Rp1,62 triliun meningkat 160% dari tahun lalu senilai Rp621 miliar. Jumlah nasabah pra sejahtera produktif mencapai 1,04 juta yang tumbuh 95,5% dari sebelumnya sebanyak 532,7 ribu nasabah.
 
Dana pihak ketiga BTPN Syariah mayoritas berasal dari unit syariah sebesar Rp 1,6 triliun di kuartal I tahun ini. Sedangkan dana pihak ketiga yang berasal dari Bank Sahabat sebesar Rp 157 miliar.
 
"BTPN syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang melayani segmen keluarga pra dan cukup sejahtera serta fokus pada pembiayaan untuk pemberdayaan wanita,” ujar Harry.
 
Selain itu, jumlah karyawan BTPN Syariah sebesar 90% merupakan wanita dari total 8.250 karyawan. Segmentasi pembiayaan BTPN Syariah tidak akan berbenturan dengan pembiayaan yang dilayani BTPN. Untuk menunjang pelayanan, BTPN Syariah memiliki 13 kantor cabang, 44 layanan syariah bank, serta 1224 tim mobile marketing syariah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan