Direktur BCA Santoso Liem. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Direktur BCA Santoso Liem. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

BCA Sediakan Rp50,6 Triliun Uang Tunai Pecahan Baru

Ekonomi bca penukaran uang
Husen Miftahudin • 17 Mei 2019 12:40
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk atau BCA menyediakan uang tunai pecahan baru untuk kebutuhan Ramadan hingga Lebaran tahun ini sebanyak Rp50,6 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Direktur BCA Santoso Liem mengatakan mayoritas uang tersebut untuk kebutuhan uang tunai di seluruh mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BCA. Sementara Rp3 triliun di antaranya akan disediakan untuk penukaran uang tunai pecahan baru.
 
"Kita siapkan Rp3 triliun uang pecahan untuk penukaran, itu tersebar semua. Setengahnya disiapkan untuk Jabodetabek," ujar Santoso saat melakukan kunjungan kegiatan pelayanan penukaran uang di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebenarnya, aku Santoso, kenaikan jumlah uang tunai yang disediakan BCA untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran tahun ini lebih rendah ketimbang tahun-tahun sebelumnya. "Setiap tahun biasanya ada kenaikan (penyediaan uang tunai baru) sekitar delapan persen," beber dia.
 
Santoso bilang, penurunan itu sejalan dengan upaya BCA dalam mengedukasi nasabah terhadap penggunaan uang digital pada setiap transaksi. BCA ingin nasabahnya tebiasa pada pola transaksi dan belanja secara cashless.
 
"Tahun ini upaya kita dalam mendigitalisasi transaksi nasabah bisa dibilang berhasil, sehingga tahun ini kenaikannya (penyediaan uang tunai pecahan baru) tidak signifikan," ungkap Santoso.
 
Bahkan hingga saat ini, total transaksi nasabah menggunakan digital sudah mencapai 98,4 persen. "Sudah banyak. Ada yang lewat m-banking, ATM tapi untuk nontunai. Itu semuanya naik," tutur dia.
 
Penggunaan ATM oleh nasabah BCA sendiri kini lebih banyak untuk transaksi nontunai. Alhasil, penyaluran uang tunai ke ATM dan transaksi tunai di cabang turun dari dua persen menjadi 1,5 persen.
 
"Artinya, ada 0,5 persen kita berhasil menurunkan transaksi tunai. Secara total memang transaksi yang di cabang-cabang cenderung turun, artinya edukasi kita ke digital berhasil," pungkas Santoso.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif