?Baznas DKI Dukung Penciptaan Ide Bisnis di Kalangan Pelajar. Foto: istimewa.
?Baznas DKI Dukung Penciptaan Ide Bisnis di Kalangan Pelajar. Foto: istimewa.

Baznas DKI Dukung Penciptaan Ide Bisnis di Kalangan Pelajar

Ekonomi ekonomi indonesia BAZNAS
Eko Nordiansyah • 06 Desember 2019 14:36
Jakarta: Baznas (Bazis) DKI Jakarta mendukung upaya terciptanya peluang bisnis di masyarakat untuk menggerakan perekonomian. Jika bisnis-bisnis baru bermunculan, maka akan tercipta lapangan kerja yang pada akhirnya mengurangi tingkat pengangguran.
 
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar kompetisi bisnis tingkat pelajar Jakbee Bussines Proposal tingkat Provinsi. Saat ini ada sebanyak 26 kelompok pelajar dari enam wilayah DKI Jakarta yang telah berhasil masuk ke babak final.
 
Wakil ketua 2 Baznas (Bazis) DKI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saat Suharto menjelaskan, para finalis diberi kesempatan untuk mempresentasikan proposal bisnis yang mereka ajukan. Bahkan para peserta membawa contoh produk-produk yang mereka buat untuk diperlihatkan kepada para dewan juri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam sesi ini mereka mencoba menarik perhatian para dewan juri dengan penampilan presentasi yang penuh percaya diri, ditunjang dengan tampilan slide materi yang benar-benar dipersiapkan dengan baik," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Bermacam produk hasil kreatifitas mereka ditampilkan dalam ajang kompetisi kali ini. Mayoritas merupakan produk kuliner, seperti box Sehat.id yang merupakan makanan sehat berbasis semi vegatarian karya pelajar SMAN 73 Jakarta Utara, kerupuk cuwe millenial yang merupakan makanan khas masyarakat Pulau Seribu dari pelajar SMKN 61 Kepulauan Seribu, brownies singkong atau Browsing dan Telang Licious yang merupakan cake dessert dari bunga Telang karya pelajar SMKN 14 Jakarta Utara, serta Jamu Presiden (Jampres) dan Ice Aloe karya pelajar SMKN 40 Jakarta Timur.
 
Selain itu, ada pula produk nonkuliner yang mereka tampilkan, seperti Nusa, produk jasa berbasis aplikasi andorid, produk VCO karya SMKN 23 Jakarta dan produk t-shirt aneka dengan tema hero dan kebudayaan Indonesia dari SMA 41 Jakarta Selatan.
 
Melihat apa yang ditampilkan oleh para pelajar di ajang kompetisi ini, Suharto mengaku bangga bahwa mereka bisa menunjukkan kreatifitas dalam menciptakan dan mengemas produk dengan baik. Harapannya ide bisnis ini bisa direalisasikan.
 
"Jika mereka diberi kesempatan untuk mengembangkan ide-ide bisnisnya ini, maka akan terbuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang sehingga persoalan pengangguran di Jakarta akan bisa ditekan dengan maksimal," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif