Wika Beton. FOTO ANTARA /AGUNG RAJASA.
Wika Beton. FOTO ANTARA /AGUNG RAJASA.

Juli, WIKA Beton Raih Kontrak Rp2,2 Triliun

Dian Ihsan Siregar • 02 Agustus 2016 19:02
medcom.id, Jakarta: Manajemen PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) masih belum berencana merevisi target kontrak baru sebesar Rp4,4 triliun di tahun ini. Meski total kontrak baru mencapai Rp2,2 triliun per Juli 2016.
 
‎Direktur Keuangan Wijaya Karya Beton, Entus Asnawi‎ menjelaskan, kontrak baru telah mencapai Rp1,9 triliun per Juni 2016. Dengan ada tambahan di Juli Rp300 miliar, maka kontrak baru telah mencapai Rp2,2 triliun.
 
"Sampai Juli Rp 2,2 triliun. Rencana revisi target tidak ada, kalau lebih diakui tahun depan aja, tetap Rp 4,4 triliun," jelas Entus, d‎itemui pada saat paparan publik dalam acara 'Institutional Investor Day dan Investor Day 2016‎' di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kontrak yang telah didapat perseroan, Entus menguraikan, terdiri dari ‎ proyek kereta api di Medan, tiang listrik PLN, proyek tangki Nilam di Jawa Timur, dari precast untuk tol Binjai-Medan, tol Medan-Tebing Tinggi, proyek PLTU di Pangkal Susu Sumatera Utara , proyek jalan tol Soreang-Pasir Koja, dan ada beberapa proyek jalan tol di Cisundawu. 
 
"Itu beberapa proyek yang sedang kita tangani saat ini," jelas Entus.
 
Meski begitu, Entus tidak berani mengungkapkan secara gamblang ke depan publik terkait raihan pendapatan dan laba di semester I-2016. Tapi, dirinya yakin kinerja bisnis perseroan sepanjang enam bulan pertama tahun ini lebih baik bila dibanding periode yang sama di 2015. 
 
Kinerja bisnis yang baik, kata Entus, karena kondisi ekonomi Indonesia yang lebih baik. 
 
"Kita masih di audit, tapi meningkat dua kali lipat lebih lah dari tahun lalu. Laba itu perkiraan Rp115 miliar," jelas Entus.
 
Hanya informasi, hingga Juni 2016, Wijaya Karya Beton telah mencapai kontrak baru sebesar Rp1,931 triliun, atau setara 44,9 persen dari target kontrak baru tahun ini yang sebesar Rp4,4 triliun.
 
Menurut Direktur Utama Wijaya Karya Beton Wilfred Immanuel Adisulung Singkali, kontrak baru sebanyak Rp1,93 triliun dihasilkan dari beberapa proyek baru yang diraih hingga Juni 2016, seperti proyek pembangunan jalan akses Gedebage di Bandung, Jawa Barat.
 
"Kemudian ada juga pembangunan terminal ‎tangki Nilam di Jawa Timur, dan proyek pekerjaan konstruksi Paket A Manggarai-Jatinegara di Jakarta," jelas Wilfred.
 
Wilfred menjelaskan, ‎manajemen optimistis kinerja perseroan akan tercapai dengan baik di 2016. Hal itu melalui keunggulan lokasi pabrik yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Perseroan masih akan menyasar proyek-proyek yang lainnya, diantara proyek pembangunan jalan tol, infrastruktur perkeretaapian dan proyek infrastruktur lainnya.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif