Menko Maritim. Luhut B Panjaitan. Antara / Prasetyo Utomo.
Menko Maritim. Luhut B Panjaitan. Antara / Prasetyo Utomo.

Raih Pagu Anggaran Rp350,5 Triliun di 2017, Menko Luhut Ingin Renovasi Kantor

Ekonomi kemenko maritim
Suci Sedya Utami • 14 September 2016 19:44
medcom.id, Jakarta: Badan Anggaran DPR RI telah menyepakati pagu anggaran empat Kementerian Koordinator (Kemenko) Pemerintah Jokowi-JK, termasuk Kemenko Maritim untuk tahun anggaran 2017.
 
Kemenko yang dipimpin oleh Luhut Binsar Panjaitan tersebut mendapatkan pagu anggaran belanja sebesar Rp350,53 miliar. Dalam rapat kerja bersama Banggar, Luhut mengatakan alokasi paling banyak dari anggaran tersebut untuk belanja barang, terutama renovasi kantor.
 
"Belanja barang paling banyak, karena anggaran paling banyak buat benerin (renovasi) kantor," kata Luhut di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasalnya, diketahui kantor Kemenko Maritim saat ini masih menggunakan salah satu gedung di Komplek Perkantoran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) karena kementerian tersebut merupakan kementerian baru.
 
"Kantor Kemenko Kemaritiman tidak jelas, saya menempati ruangan berukuran 3x5 meter. Lift sering diganti (diperbaiki), jadi saya lebih sering naik tangga dibanding naik lift," ujar dia.
 
Namun, selain untuk merenovasi kantor, anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung program prioritas nasional dan kegiatan pokok kementerian tersebut. Seperti kedaulatan energi, pembangunan pariwisata, kemaritiman dan kelautan, peningkatan konektivitas nasional, kedaulatan pangan, dan lainnya.
 
Sementara fokus kegiatan Kemenko Maritim di tahun depan, lanjut Luhut, antara lain, percepatan penyelesaian batas maritim, pengembangan instrumen hukum IUU Fishing, pengembangan tol laut dan sistem konektivitas, penanganan dwelling time, revitalisasi dan pembangunan infrastruktur transportasi.
 
Selain itu, pengembangan industri perikanan, hilirisasi pertambangan mineral, perbaikan tata niaga migas yang menjadi konsen Kemenko Maritim.
 
"Kami sedang kaji harga gas industri di hilir supaya turun dari USD13 per MMBTU menjadi USD5 per MMBTU. Benchmark kami di Singapura, Tiongkok, Korea, Jepang yang harganya cuma USD4-5 per MMBTU," jelas Luhut.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif