"Revaluasi aset mau diskusi dulu untung dan ruginya," kata Direktur Utama BJB Ahmad Irfan, di Gedung BEI, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2015).
Oleh karena itu, Irfan menegaskan jika rencana revaluasi aset tidak akan dilakukan pada 2015 dan kemungkinan baru akan dilakukan di 2016.
"Karena banyak yang masih harus dikaji, yang jelas enggak tahun ini, tapi mungkin tahun depan. Kita lihat dulu," jelas dia.
Selain itu, BJB juga masih akan melakukan pengkajian terkait rencana perusahaan menerbitkan right issue sambil berkonsultasi dengan pemerintah setempat.
"Termasuk right issue, itu juga masih kita lakukan pengkajian. Kita juga akan konsultasi ke Pemerintah Daerah," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News