Cikarang Dry Port. (FOTO: MTVN/Gervin Purba)
Cikarang Dry Port. (FOTO: MTVN/Gervin Purba)

Cikarang Dry Port Siap Turunkan Dwelling Time

Gervin Nathaniel Purba • 04 November 2015 13:40
medcom.id, Karawang: Cikarang Dry Port (CDP) siap berfungsi sebagai penyedia fasilitas pelabuhan dan logistik dalam rangka menurunkan dwelling time. CDP ini juga berfungsi sebagai perpanjangan pelabuhan Tanjung Priok yang menawarkan pelayanan satu pintu.
 
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TPE Madya Pabean Cikarang (KPPCTMP Cikarang) Djanurindro mengatakan CDP menyediakan fasilitas dan layanan pelabuhan dan logistik yang terintegrasi di mana para pelaku supply chain dan logistik dapat berkumpul untuk koordinasi dan produktivitas yang lebih baik.
 
Djanurindro mengatakan CDP sebagai tempat penimbunan sementara (TPS) memberikan pelayanan yang mudah bagi para pengusaha yang ingin mengecek status barang sebelum diambil, seperti SMS atau telepon ke call center CDP.

"Bisa dicek melalui SMS saja atau telepon. Jadi tidak harus datang ke pelabuhan," ujar Djanurindro dalam paparannya kepada wartawan di kawasan CDP, Karawang, Jawa Barat (Jabar), Rabu (4/11/2015).
 
Masih lanjut Djanurindro, kapasitas TPS CDP saat ini bisa menampung sebanyak 400 ribu teus (kontainer kecil). Menurutnya hal ini masih bisa berkembang lagi hingga mencapai dua juta teus. Hal ini disebabkan kegiatan ekspor dan impor sebanyak 62 persennya terjadi di TPS CDP.
 
"Kegiatan impor sekarang di CDP 50 ribu teus per tahun, kapasitas sekarang 400 ribu teus, tetapi kira-kira kapasitas bisa sampai dua juta teus," ungkap Djanurindro.
 
Selain itu, Ia menyebutkan nantinya CDP akan dihubungkan dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Namun hal tersebut masih bisa belum terealisasi lantaran jalur kereta tersebut belum selesai pembuatannya.
 
"Targetnya sudah bisa operasional pada Februari 2016," jelasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan