Suasana  Bandara Radin Inten II. (MI/RAMDANI)
Suasana Bandara Radin Inten II. (MI/RAMDANI)

Pemerintah Tunjuk AP II Kelola Bandara Radin Inten II

Suci Sedya Utami • 20 November 2016 19:33
medcom.id, Jakarta: Pemerintah menyerahkan kepemilikan dan pengelolaan Bandara Radin Inten II Lampung ke PT Angkasa Pura II (Persero).
 
Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya saat kunjungan kerja ke Bandara Radin Inten II Lampung, Minggu (20/11/2016).
 
Penugasan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja bandara tersebut. Pasalnya, kata Budi Bandara Radin Inten akan menjadi bandara sub hub dari Bandara Soetta.

“Saya sudah berbicara dengan Gubernur Lampung, beliau sangat antusias. Bandara Radin Inten II akan dijadikan bandara sub hub bandara-bandara di wilayah sekitar yang akan menuju  Bandara Soetta sehingga dapat mengurangi kepadatannya. Bandara Soetta dikonsentrasikan untuk penerbangan internasional,” kata dia.
 
Saat ini, Bandara Radin Inten II masih dalam proses pengembangan landasan (runaway) yang diperanjang hingga 3.000 meter yang nantinya akan bisa didarati pesawat jenis Airbus 330.
 
Selain itu, juga dibangun gedung terminal baru yang mampu menampung lebih banyak penumpang dibanding terminal lama yang hanya mampu menampung 1,4 juta penumpang pertahun. 
 
Gedung terminal juga dilengkapi gedung parkir tiga lantai yang mampu menampung 700 kendaraan roda empat, dengan fasilitas sky bridge yang dapat menghubungkan gedung parkir dengan gedung terminal.
 
Bandara Radin Inten II juga berfungsi sebagai embarkasi haji. Tercatat jumlah jemaah haji melalui bandara Raden Inten II tahun ini berjumlah 6.000 orang, sementara jumlah jemaah haji setiap tahunnya mencapai 10.000 orang.
 
Letak Bandara ini sangat strategis, yaitu dekat dengan stasiun KA yang berjarak hanya 100 meter dari bandara. Untuk kemudahan bagi penumpang KA ke bandara, direncanakan juga akan dihubungkan dengan sky bridge. Direncanakan Gedung terminal baru bandara Radin Inten II akan beroperasi pada awal 2017.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SCI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan