Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.Medcom/Annisa Ayu Artanti.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.Medcom/Annisa Ayu Artanti.

Luhut Sebut OSS Bentuk Nyata Revolusi Mental

Ekonomi perizinan umkm
Ilham wibowo • 15 Januari 2019 05:34
Jakarta: Pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) disebut merupakan bentuk program revolusi mental yang nyata. Investor bisa tenang berbisnis tanpa mesti melakukan praktik curang.
 
"OSS ini berlaku efektif 1 Januari 2019, ini satu revolusi, kita tidak sadar betul dampaknya ini luar biasa," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, di kantornya, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.
 
Luhut memastikan OSS hadir untuk memberikan kepastian berinvestasi melalui pintu regulasi pemerintah pusat. Proses izin yang mudah serta pemberian insentif pajak juga menambah upaya pengembangan investasi yang baik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Izin saya sudah bilang jangan takut. Jangan seperti Meikarta ada sogok-sogok, nanti dipantau lalu ditangkap, 'paeh sia'. Kita hindari itu, duduk kita bikin transparan," ungkapnya.
 
Saat ini, OSS bisa melayani 1.500 perizinan hanya dalam satu hari. Luhut mencontohkan sistem ini telah diaplikasikan di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) seperti pada pabrik litium batrai.
 
"Untuk lithium baterai ini kita coba submit lewat OSS satu minggu keluar izinnya dan dua minggu itu keluar tax holiday kalau memenuhi syarat. Jadi tidak ada proses perizinan salaman karena semua dilayani sistem, sistem memberikan ya sudah selesai," paparnya.
 
Kehadiran OSS juga mempersempit celah investor yang berniat melakukan tindakan tidak jujur dengan pejabat daerah. Di sisi lain, pejabat daerah juga mesti mengikuti sistem pengembangan bisnis kawasan yang diatur pemerintah pusat.
 
"Kongkalingkong kepada pejabat daerah akan berkurang. Pejabat daerah yang mimpi akan dapat uang pada saat berkuasa di situ dari perizinan akan berkurang signifikan," beber Luhut.
 
Dampak lain dari kehadiran OSS juga membuat calon pejabat daerah berfikir ulang untuk mengeluarkan biaya kampanye hingga miliaran rupiah. Sehingga, kata Luhut, praktik korupsi kepala daerah yang kerap dilakukan melalui permainan izin proyek bakal hilang.
 
"Dampaknya nanti akan mengurangi korupsi, kampanye pakai uang akan berkurang. Orang yang maju jadi bupati gubernur akan datang dengan gagasan ide. Ini bagian revolusi mental dengan ketauladanan, bisa dirasakan lima tahun mendatang," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif