Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto : Medcom.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto : Medcom.

Resmi Terbentuk, Holding akan Kuatkan Industri Farmasi

Ekonomi industri farmasi holding bumn Holding BUMN Farmasi
Annisa ayu artanti • 04 Februari 2020 19:10
Jakarta: Pemerintah resmi membentuk holding farmasi. Pembentukan holding ini sesuai dengan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 862/kmk.06/2019.
 
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan keputusan menteri tersebut telah terbit pada 31 Januari 2020 lalu. Holding farmasi akan dipimpin oleh PT Bio Farma (Persero). Sementara anggota holding adalah PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma.
 
"Jadi ini KPI (key performace index) kami (Kementerian BUMN) juga berhasil buat holding. Kepmen 862/kmk.06/2019," kata Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arya menjelaskan terbentuknya holding ini akan menguatkan industri farmasi Tanah Air kedepannya. Ia menyebut holding ini akan menciptakan ketahanan, ketersediaan, keterjangkauan, mutu, dan kesimbambungan dalam industri farmasi.
 
"Industri farmasi ini di dunia ini besarnya USD7,6 triliun. Hebatnya lagi pertumbuhan biaya kesehatan negara hampir selalu dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi negara itu. Jadi kalau Indonesia lima persen maka biaya kesehatan dua kali lipatnya 10 persen. Jadi industri farmasi prospeknya besar banget," jelas dia.
 
Selain itu, lanjut Arya, adanya holding juga akan menciptakan kemandirian dan efisiensi di perusahaan-perusahaan anggota holding.
 
"Dengan subhoding ini terbangun kemandirian obat dan alat yang sampai hari ini 90-94 persen masih impor," jelas dia.
 
Adapun payung hukum holding farmasi ini sudah diteken Presiden Joko Widodo tahun lalu dalam bentuk PP Nomor 76 tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma.
 
Kementerian Keuangan juga telah menebritkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) no 862/KMK.06/2019 soal inbreng saham. Berdasarkan undangan Bio Farma, peresmian holding farmasi ini akan diresmikan besok, Rabu, 5 Februari 2020.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif