Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO: am2018bali
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO: am2018bali

Luhut: Dampak Virus Korona Merata ke Seluruh Dunia

Ekonomi Virus Korona ekonomi indonesia
Antara • 04 Februari 2020 13:03
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut dampak mewabahnya virus korona mulai terasa dan merata hingga ke seluruh dunia, tidak terkecuali pariwisata Indonesia. Tentu diharapkan wabah ini bisa segera berhenti dan solusinya bisa segera ditemukan.
 
Mengutip Antara, Selasa, 4 Februari 2020, Luhut mengatakan pariwisata di seluruh dunia terdampak menyusul banyaknya maskapai penerbangan yang menangguhkan penerbangan dari dan ke Tiongkok untuk menghindari penyebaran virus korona.
 
"Sekarang dilarang, enggak ada yang datang. Itu lebih parah lagi sekarang. Bali itu sepi, Singapura itu sekarang sepi karena 30 persen menurun. Kalau kita, Manado habis, Bintan juga enggak ada sama sekali. Bisa kita rugi berapa puluh juta dolar per bulan," katanya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Luhut menambahkan, hingga saat ini opsi untuk mencari alternatif wisatawan dari luar Tiongkok juga masih belum bisa optimal. Pasalnya, semua negara juga merasakan dampak yang sama atas mewabahnya virus yang berasal dari kota Wuhan di Tiongkok itu.
 
"Alternatif apa. Semua dunia begitu. Dari mana kau bikin (opsi alternatif)" ujarnya.
 
Luhut menambahkan, mewabahnya virus korona dinilai akan berdampak besar terhadap tataran ekonomi. Ia membandingkan kejadian mewabahnya virus SARS pada 2003 silam yang membuat Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang terkoreksi hingga dua persen.
 
"Sekarang bisa sampai tiga persen terkoreksi dana itu, jadi dampaknya besar. Jadi jangan bikin rumor yang enggak berbasis. Pemerintah menangani dengan baik. Seminimal mungkin dampaknya sekarang sedang kita kerjakan," pungkas Luhut.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif