Menteri Perindustrian M.S. Hidayat berjanji akan membicarakan rencana PHK itu dengan asosiasi untuk mencari solusi terbaik.
"Itu tidak saya harapkan. Tapi tak bisa dihindarkan karena memang penurunan volume produksi mereka yang terus menerus selama dua tahun menciutkan produksinya," kata M.S. Hidayat usai rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/5/2014).
Hidayat menjelaskan, Kementerian Perindustrian telah membuat peta jalan (roadmap) tentang industri rokok jangka panjang sampai 2025. Peta jalan itu dimulai tahun 2015. Tujuannya, mengatur produksi agar tidak terus meningkat.
Hidayat menegaskan, pihaknya tidak ingin langsung ada PHK. "Karena kita masih ada kesempatan ekspor, nanti akan saya sampaikan ke asosiasi," jelas Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News