Kepala Pusat Akreditasi BSN Donny Purnomo menjelaskan, negara maju biasanya memberlakukan hambatan non tarif yang cukup sulit ditembus. Akibatnya industri perlu kesiapan khusus, agar menembus standar yang telah ditentukan.
"Standar memang bukan segalanya tetapi standar merupakan bagian dari strategi dagang dan pengembangan industri," ucap Donny, ditemui dalam acara diskusi bertajuk 'Menagih Nawacita: Penguatan Industri untuk Menciptakan Kemandirian Ekonomi' di Jakarta, Selasa 19 September 2017.
Dia mengatakan, untuk mendukung iklim industri nasional yang kuat dan berkompeten, maka salah satu instrumen yang harus dilakukan yakni memiliki standarisasi yang berkualitas tinggi.
"Negosisasi ekspor kayu lapis ke Amerika Serikat memberi syarat sejumlah standar yang cukup rumit. Salah satunya mewajibkan pelaku usaha untuk membuka kantor di sana," sebut dia.
BSN, bilang Donny, akan memberikan Standar Nasional Indonesia (SNI) 90 kepada pelaku UKM sepanjang 2017. Tak hanya itu, BSN sedang mendorong UKM agar lebih inovatif dan mengedepankan produksi barang yang berkualitas dan aman.
"Gunanya agar kita punya produk yang berkualitas," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News