Ilustrasi. Antara/Abriawan Abhe.
Ilustrasi. Antara/Abriawan Abhe.

Peran Swasta di Sektor Pelabuhan Dinilai Masih Minim

Ekonomi pelabuhan
Gervin Nathaniel Purba • 14 Agustus 2019 04:19
Jakarta: Keterlibatan swasta dalam berbagai proyek nasional yang sedang digenjot pemerintahan Jokowi-JK dinilai belum terlalu besar. Keterlibatan perusahaan BUMN dalam proyek nasional masih mendominasi, khususnya pada sektor pelabuhan.
 
Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) Carmelita Hartoto menyebutkan porsi swasta dalam proyek di sektor kepelabuhan belum begitu signifikan. Pemerintah diminta untuk memperhitungkan kembali peran swasta.
 
"Selama ini memang dimaklumi bahwa pemerintah menugaskan BUMN dalam pengembangan pelabuhan, karena percepatan pembangunan nasional," kata Carmelita dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun demikian, ke depan diharapkan pemerintah memberikan peluang yang sama pada swasta untuk mengembangkan dan me-manage pelabuhan.
 
"Tapi tentu diharapkan yang dikembangkan adalah proyek yang mempunyai nilai komersial, yang mempunyai return of investment yang cukup," katanya.
 
Perusahaan BUMN mendapat penugasan karena pemerintah menghendaki percepatan pembangunan. Hal ini menyebabkan keterlibatan swasta saat itu hanya sebagai subkontraktor.
 
"Kalau BUMN-nya bermasalah, tentu berimbas pada subkontaktor dan para pekerjanya," ujar Carmelita.
 
Menurut dia sebaiknya fungsi BUMN dikembalikan sebagai agent of development. "Hendaknya diberikan pada swasta untuk dikelola, sehingga lebih efisien dan berdaya saing," ucap Carmelita.
 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif