CEO and Founder Bukalapak Achmad Zaky. (FOTO: MI/Ramdani)
CEO and Founder Bukalapak Achmad Zaky. (FOTO: MI/Ramdani)

Komentar Bos Bukalapak soal Tutupnya Gerai Ritel

Ekonomi ritel bukalapak Giant
Annisa ayu artanti • 27 Juni 2019 16:35
Jakarta: CEO and Founder Bukalapak Achmad Zaky berkomentar mengenai tutupnya gerai ritel Giant Express akibat pola belanja konsumen yang mengalami perubahan.
 
Zaky mengatakan penutupan gerai atau toko offline tersebut wajar, di saat perusahaan membutuhkan efisiensi untuk perusahaannya. Menurutnya, dalam berbisnis offline,kunci utamanya adalah efisiensi.
 
"Untuk melakukan efisiensi di offline terkadang harus tutup toko. Jadi saya pikir ini wajar," kata Zaky saat ditemui pada acara halalbihalal, di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zaky menjelaskan dalam berbisnis seharusnya tidak ada dikotomi antara berbisnis online dan offline. Keduanya memerlukan upaya untuk memperoleh hasil terbaik dan melakukan efisiensi.
 
"Saya pikir optimasi, sebenarnya kuncinya kan efisiensi jangan ada dikotomi antara offline dan online," ujar dia.
 
Sementara itu, pihak PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menyatakan bahwa salah satu alasan tutupnya enam gerai Giant Express karena ada perubahan pola belanja konsumen. Usai penutupan ini, HERO akan mencari dan membuat strategi baru dalam berbisnis dibidang ritel.
 
"Untuk tetap kompetitif dan memenuhi perubahan pola belanja pelanggan, kami mengembangkan strategi jangka panjang," kata Direktur Hero Supermarket Hadrianus Wahyu Trikusumo.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif