Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)

Adira Finance Bukukan Pembiayaan Syariah Rp267 Miliar

Ekonomi adira dinamika multifinance
Angga Bratadharma • 29 Maret 2019 20:41
Jakarta: PT Adira Dinamika Multifinance Tbk atau Adira Finance mencatat penyaluran pembiayaan di lini usaha syariah mencapai Rp267 miliar hingga Februari 2019 atau tumbuh 116 persen jika dibandingkan Februari 2018. Pencapaian ini diharapkanbisa terus meningkat hingga akhir tahun.
 
"Tumbuhnya masih negatif tapi sekarang sudah mulai stabil. Sampai dengan Februari 2019 itu atau selama dua bulan pertama tahun ini, penyaluran pembiayaan syariah mencapai Rp267 miliar atau tumbuh dua kali lipat yakni 116 persen," kata Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli, di Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019.
 
Terkait kontribusi pembiayaan syariah tercatat sekitar lima persen. Hafid berharap penyaluran pembiayaan syariah bisa terus meningkat sejalan dengan target yang dipatok secara keseluruhan di kisaran 5-10 persen di sepanjang tahun ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertumbuhan syariah itu bagian dari pertumbuhan secara total 5-10 persen itu. Tergantung dari jualan tim syariah. Kalau ditargetkan saya maunya sekencang-kencangnya larinya," kata Hafid.
 
Sementara itu, Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menambahkan salah satu strategi yang dilakukan guna memacu bisnis unit usaha syariah di Adira Finance adalah dengan menambah jumlah kantor cabang. Langkah itu dilakukan sejalan dengan potensi pembiayaan syariah yang masih besar dan terus berkembang.
 
"Strategi untuk kantor cabang syariah itu didedikasikan untuk syariah. Tahun ini kita mau tambah kantor cabang syariah menjadi 40 dari sebelumnya 25 kantor cabang syariah. Jadi penambahannya itu 15 kantor cabang syariah," kata Made.
 
Adira Finance memutuskan untuk membayarkan dividen tunai sebesar Rp908 miliar atau Rp908 per lembar saham, usai melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Langkah ini dilakukan sebagai tanggung jawab kepada para pemegang saham.
 
Adapun pembagian dividen tersebut merupakan 50 persen dari laba bersih perusahaan untuk Tahun buku 2018. Pembayaran dividen ini akan dilakukan pada 30 April 2019. Keputusan ini diambil karena Adira Finance mengklaim konsisten dalam memberikan apresiasi atas dukungan para pemegang saham.
 
"Selain itu, RUPST juga memutuskan untuk menyisihkan Rp18,2 miliar atau satu persen dari laba bersih dan menambah cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas," kata Hafid.
 
Terakhir, RUPST tersebut memutuskan bahwa perusahaan melaporkan penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap III Tahun 2018 senilai Rp2,26 triliun, Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap IV Tahun 2019 senilai Rp618 miliar, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance Tahap III Tahun 2019 sebesar Rp214 miliar.
 
"Setelah biaya penerbitan, dana hasil dari penerbitan obligasi ini digunakan untuk mendanai pembiayaan baru," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif