Bank Sentral AS Masih Pelajari Perubahan Dunia
Presiden the Federal Reserve of New York John C Williams. Dok; AFP.
Nusa Dua: Dunia saat ini tengah memasuki kondisi normal yang baru (new normal) sebagai dampak dari perubahan yang terjadi. Bank Sentral AS mengakui saat ini sebenarnya masih mencari arti dari "new normal" yang dimaksud tersebut.

Banyak orang mengatakan keadaaan new normal salah satunya dikarenakan oleh kebijakan moneter AS yang terus menaikkan tingkat suku bunga karena ekonomi AS semakin membaik.

"Fed sedang mempelajari tentang seperti apa sebenarnya bentuk normal yang baru itu," kata Presiden the Federal Reserve of New York John C Williams dalam Central Banking Forum di Bali, Rabu, 10 Oktober 2018.

Dia menjelaskan otoritas moneter AS ingin menurunkan neraca yang selama ini nilainya melambung hingga USD4,5 miliar. Neraca tersebut membengkak saat periode krisis finansial pada 2008 yang membuat Fed mesti mencetak uang untuk menggerakkan pasar finansial AS.

Langkah tersebut diambil agar kegiatan di pasar finansial tetap berjalan dan tidak kolap dengan cara Fed membeli efek beragun dan juga US treasury. Melalui kebijakan normalisasi Fed ingin mengembalikan kondisi peredaraan uang seperti sebelumnya.

Di sisi lain Fed juga mesti mengimbangi kondisi ekonomi AS yang mengalami perbaikan dilihat dari data tenaga kerja dan inflasi. Hal ini lah yang membuat kondisi new normal saat ini terjadi di dunia.

"Dalam jangka panjang, sisi aset dari neraca akan terdiri terutama dari sekuritas treasury. Itu strategi kami, tetapi pelaksanaannya akan bergantung pada kerangka kerja operasi kebijakan moneter di antara faktor-faktor lainnya," tutur Williams.

Menurut dia Fed pada dasarnya memiliki dua opsi yakni kembali ke sistem serupa yang digunakan sebelum krisis. Atau melanjutkan sistem yang telah digunakan setelah krisis.

Lebih jauh dia bilang ke Fed akan mencermati opsi-opsi tersebut dalam beberapa bulan mendatang. Kemudian akan membuat keputusan tentang kerangka operasi moneter di masa depan.

 



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id