Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Pemerintah Bakal Bentuk Komite Vokasi Antar K/L

Ekonomi kementerian lembaga berita kemenaker Pendidikan Vokasi
Eko Nordiansyah • 03 Mei 2019 09:01
Jakarta: Pemerintah akan membentuk komite vokasi yang terdiri dari sejumlah kementerian/lembaga (K/L) yang memiliki program vokasi. Pembentukan komite ini bertujuan agar koordinasi berbagai pelatihan vokasi yang dijalankan K/L semakin masif, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri.
 
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menjelaskan komite ini akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Bersama dengan K/L yang memiliki program vokasi, pemerintah ingin agar program bisa berjalan selaras untuk tujuan yang sama.
 
"Ini justru persiapan implementasi, biar lebih masif berarti harus dikonsolidasikan sehingga ada instrumen kelembagaan yang masif menggenjot itu. Karena ini ada jalur pendidikan, jalur pelatihan, lalu ada SMK, ini semua agar selaras," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan komite vokasi juga bertugas untuk membuat rencana pengembangan vokasi ke depannya. Pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia (SDM) akan sesuai kebutuhan industri karena pendidikannya sudah dihubungkan dengan dunia kerja.
 
"Ya (komite vokasi) sifatnya mengoordinasikan saja, mengoptimalkan. Kalau masing-masing sektor kan sudah ada, saya bikin apa, kementerian lain bikin apa itu sudah ada. Jangan satu ke kiri satu ke kanan, sehingga masifikasi itu terjadi," jelas dia.
 
Selain komite vokasi, pemerintah juga akan meluncurkan peta jalan (roadmap) vokasi guna mempercepat pengembangan SDM. Roadmap juga bertujuan menyingkronkan antara pendidikan dan dunia kerja sehingga tidak terjadi missmatch antara kebutuhan dan jumlah angkatan kerja yang ada di Indonesia.
 
Peta Jalan Kebijakan Pengembangan Vokasi di Indonesia 2017-2025 disusun oleh Kemenko Perekonomian bersama Kemendikbud dan lembaga terkait lainnya. Peta jalan ini fokus pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik dan Balai Latihan Kerja (BLK), serta melibatkan peran industri.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif