Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Minimnya Kesadaran Masyarakat untuk Persiapan Investasi Pensiun

Ekonomi investasi keuangan kemampuan literasi
Husen Miftahudin • 12 Februari 2019 20:02
Jakarta: PT Bank HSBC Indonesia menyatakan kesadaran masyarakat Indonesia untuk memiliki investasi masa pensiun masih minim. Hal itu diketahui dari hasil survei HSBC yang dilakukan terhadap 1.050 responden berusia produktif dan pensiun di Indonesia.
 
Dari survei yang bertajuk Future of Retiement, Bridging The Gap, sebanyak 68 persen responden menginginkan masa tua yang nyaman. Sementara, hanya 30 persen responden yang sadar dan tergerak memulai berinvestasi untuk masa pensiun mereka.
 
Head of Wealth Management PT Bank HSBC Indonesia Steven Suryana mengatakan, kesenjangan ini menunjukkan mayoritas responden khawatir akan finansial mereka saat pensiun nanti. Sebanyak 86 persen responden khawatir dapat hidup dengan nyaman saat pensiun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, sebanyak 83 persen responden khawatir akan peningkatan kebutuhan biaya kesehatan. Kemudian 77 persen responden risau akan kehabisan dana pensiun.
 
"Masa pensiun merupakan saat seseorang idealnya menikmati masa istirahat bersama keluarga setelah bertahun-tahun bekerja. Namun hal ini harus direncanakan dengan matang sedari dini. Sayangnya, kesadaran ini biasanya timbul saat kita sudah mendekati masa pensiun," ujar Steven dalam konferensi di One Three Cafe, Jalan Senopati Raya, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Februari 2019.
 
Hasil survei, lanjut Steven, juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih ingin menghasilkan uang di masa pensiun. Sekitar dua pertiga responden usia kerja menyatakan akan lanjut bekerja setelah pensiun.
 
Dari angka itu, 54 persen responden ingin memulai berwirausaha, sedangkan sisanya memilih untuk mengandalkan kebutuhan sehari-hari dari hasil tabungan sebanyak 29 persen, kembali mencari pekerjaan 25 persen, serta membangun kos-kosan atau menyewakan rumah sebesar 19 persen.
 
"Padahal di Indonesia sendiri masa pensiun saat ini seringkali dianggap sebagai masa yang memiliki banyak waktu luang dan dihabiskan dengan bermain dan merawat cucu," ungkap Steven.
 
Future of Retirement merupakan studi yang dilaksanakan oleh HSBC global terhadap 17.405 orang di 16 negara. Di Indonesia, survei ini dilakukan terhadap 1.050 responden yang terdiri dari usia produktif dan pensiun.

 

(SAW)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif