"Setelah peluncuran ini, secara resmi seluruh produk PTPN akan menggunakan brand Walini. Dengan logo dan brand baru ini kami persiapkan produk PTPN untuk semakin mampu menembus pasar ritel dan semakin dikenal masyarakat," kata Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dolly P Pulungan dalam keterangan tertulisnya.
Ia menjelaskan acara peluncuran itu digelar di Karanganyar, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. Dolly mengatakan selama ini produk PTPN Holding menggunakan brand yang berbeda-beda dan distribusinya masih terbatas. Dengan peluncuran logo dan brand baru ini, merek Walini akan digunakan untuk komoditas yang akan masuk ke pasar ritel.
"Brand Walini ini akan kami gunakan untuk seluruh produk PTPN, yakni gula, minyak goreng, teh, dan kopi," jelas Dolly.
Walini dipersiapkan untuk merambah pasar dari kalangan menengah. Adapun PTPN tetap mempertahankan merek premium untuk komoditas kopi dan teh, yakni teh Kayu Aro dan kopi Rollaas. PTPN akan memanfaatkan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) sebagai distributor ritel.
Komisaris Utama Holding Perkebunan Nusantara Arif Satria menambahkan, momentum ini merupakan peluang untuk memperluas pasar baru di ritel yang saat ini sangat kompetitif dan menjanjikan. Selain itu, memperkuat lini bisnis di segmen ritel akan memberi kontribusi dalam mendukung pencapaian target PTPN Holding pada tahun ini.
Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro berharap corporate identity dan product brand baru akan menambah semangat produktivitas perusahaan. (Media Indonesia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News