"Riset BCA memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,3 persen," kata Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo, di Grage Sangkan Hotel, Jalan Sangkanhurip, Kuningan, Jumat (11/12/2015) malam.
Dirinya menambahkan, tingkat inflasi tahun depan akan berada di level 4,1 persen. Perkiraan tersebut masih lebih rendah dari proyeksi pemerintah, yang laju inflasi pada 2016 mencapai 4,7 persen.
Untuk nilai efektif nilai tukar (REER) rupiah, diperkirakan pada level 95 sebesar Rp13.410 per USD, level 90 sebesar Rp14.140 per USD dan level 100 sebesar Rp12.750 per USD. Sementara perkiraan pemerintah untuk nilai tukar pada 2016 berada sekira Rp13.900 per USD.
Riset BCA juga memprediksi, tingkat suku bunga acuan atau BI rate pada 2016 bisa mencapai level 6,5 persen atau lebih tinggi dari APBN 2016 pemerintah yang memperkirakan BI rate sebesar 5,5 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News