Menko Perekonomian Darmin Nasution. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Menko Perekonomian Darmin Nasution. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Peringkat Persaingan Usaha RI Turun, Darmin Salahkan Negara Lain

Ekonomi kemudahan berusaha world economic forum
Eko Nordiansyah • 10 Oktober 2019 14:13
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku tak masalah dengan penurunan peringkat Indonesia dalam persaingan global. Menurutnya perbaikan yang dilakukan oleh negara-negara lain lebih baik dari yang dilakukan Indonesia.
 
"Ya dari sana penyebabnya pasti karena orang lain yang perbaiki lebih cepat iklim usaha dan lain-lain," kata dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Berdasarkan data World Economic Forum, Indonesia turun lima peringkat untuk kategori persaingan global di posisi ke-50 dengan skor keseluruhan 64,6. Peringkat Indonesia tercatat jauh di bawah beberapa negara sekawasan seperti Thailand di peringkat 40 dan Malaysia di peringkat 27.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, pemerintah tak tinggal diam untuk memperbaiki peringkat kemudahan berusaha. Saat ini pemerintah tengah menyusun aturan omnibus law guna mempermudah perizinan investasi, yang diharapkan bisa segera terbit dalam waktu dekat.
 
"Tapi kita juga siapkan perubahan cukup besar-besaran dan keliatannya akan diresmikan pada awal pemerintahan baru Pak Jokowi. Sekarang kita tuntaskan dulu. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari ini sudah tuntas," jelas dia.
 
Meski begitu, Darmin menilai pekerjaan rumah untuk mempermudah perizinan investasi tidak selesai begitu saja. Dirinya mencontohkan perubahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja masih sulit disepakati bersama karena butuh keputusan antar beberapa pihak.
 
"Ke depan kita mau ubah bahwa bangunan ada standarnya.Itu yang tidak kita buat saat ini. Singapura juga nyonteknya saja dari AS. Tentu ada perubahan yang ditambah. Kita bikin begitu saja, kenapa repot, Malaysia juga. Begitu selesai, IMB juga akan selesai," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif