NEWSTICKER
Ilustrasi pinjol. Foto : AFP.
Ilustrasi pinjol. Foto : AFP.

Pinjaman Online Legal Pakai Virtual Account

Ekonomi fintech Pinjaman Online
Desi Angriani • 15 Januari 2020 07:59
Jakarta: Ketua Harian AFPI Kuseryansyah menyebut pinjaman online legal atau yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggunakan escrow account dan virtual account dalam menyalurkan pinjamannya. Berbeda dengan fintech ilegal yang kerap menggunakan skema ponzi atau memanfaatkan rekening khusus.
 
"Satu ciri yang mudah untuk dipahami yakni pinjol legal selalu menggunakan escrow account dan virtual account," katanya di Sekretariat AFPI, Gedung Centenial Tower, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Ia menjelaskan escrow Account merupakan rekening giro atas nama penyelenggara di bank yang digunakan dalam penerimaan dan pengeluaran dana dari dan kepada pengguna jasa fintech.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara virtual account adalah layanan perbankan yang termasuk dalam atau bagian dari escrow account tapi berupa nomor identifikasi pengguna jasa penyelenggara (end user) dan dapat dibuat oleh penyelenggara atau bank.
 
Skema ponzi lanjutnya, tak pernah diterapkan sejak P2P lending legal berdiri di Indonesia. Kuseryansyah memastikan anggota Aftech maupun Afpi melakukan transfer dana melalui virtual account bukan secara langsung ke rekening pemilik platform. Hal itu belajar dari maraknya kasus ponzi di Tiongkok.
 
"Kami meyakini bahwa P2P lending ini sudah disetting tidak akan digunakan sebagai ponzi. Kita sudah belajar fintechnya dari Tiongkok. Kita enggak mau praktik di fintech Tiongkok sebagai ponzi atau Cedo banking kejadian di kita," tegasnya.
 
Adapun Asosiasi Fintech Indonesia sudah melarang anggotanya menggunakan skema ponzi. Modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari investor lain tersebut juga dilarang dalam POJK No.77/POJK.01/2016 selaku payung hukum P2P di Indonesia.
 
"Itu pasti akan kita kasih teguran dan kita juga akan larang. Dan dari sisi POJK sendiri juga enggak boleh," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif