"Tentu (anggota BPK baru) bisa menjalankan tugas untuk menjaga tata kelola dari keuangan negara secara baik," kata dia ditemui di Gedung MA, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Oktober 2019.
Dirinya menambahkan selama ini pemerintah menggunakan hasil pemeriksaan BPK sebagai auditor negara. Berbagai temuan BPK ini kemudian digunakan oleh pemerintah untuk ditindaklanjuti demi memperbaiki keuangan negara.
"Baik dari sisi pengelolaan aset, pengelolaan penggunaan belanja, dan juga aspek-aspek kepatuhan kepada undang-undang. Selamat bertugas kepada mereka semua," ungkapnya.
Sri Mulyani juga berharap anggota BPK dapat bekerja secara profesional meski banyak diisi oleh politisi. Dirinya percaya karena para anggota BPK yang dilantik sudah disumpah untuk tidak menerima apapun yang dijanjikan.
"Jadi walaupun politisi, nonpolitisi ya tetap saja masalah conflict of interest dan tata kelola merupakan bagian yang sangat penting dari tugas pengelolaan keuangan negara," pungkas dia.
Kelima anggota BPK periode 2019-2024 telah sah usai dilantik oleh MA. Adapun kelima nama itu adalah Pius Lustrilanang, Hendra Susanto, Daniel Tobing, Achsanul Qosasi, Harry Azhar Azis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News