Softex Indonesia Genjot Produksi di Pabrik Sidoarjo. Foto: Istimewa
Softex Indonesia Genjot Produksi di Pabrik Sidoarjo. Foto: Istimewa

Softex Indonesia Genjot Produksi di Pabrik Sidoarjo

Ekonomi consumer goods
Husen Miftahudin • 24 Januari 2020 22:37
Jakarta: PT Softex Indonesia terus mendongkrak produksi di pabrik Sidoarjo, Jawa Timur. Pabrik di Sidoarjo tersebut memiliki area produksi seluas 18.552 meter persegi dengan kapasitas tujuh mesin produksi.
 
"Selain pabrik di Sidoarjo, selama ini Softex Indonesia juga memiliki pabrik di Tangerang, Banten. Kedua pabrik tersebut telah beroperasi secara optimal. Permintaan pasar terhadap produk perseroan tetap tinggi setiap tahun," kata Plant Manager Sidoarjo Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Selain memanfaatkan pabrik yang sudah ada, perseroan kini dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik baru di Karawang, Jawa Barat yang ditargetkan beroperasi secara penuh pada kuartal III-2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pabrik di Karawang menempati lahan seluas 12 hektare (ha) dan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis atau Automated Storage and Retrieval Systems (ASRS).
 
Softex Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan produk-produk pembalut wanita pada 1976. Sejak itu, perseroan berkembang menjadi perusahaan consumer goods di Indonesia.
 
Sementara itu, Softex Indonesia juga berkomitmen dalam mendukung program sustainability. Salah satunya melalui program kerja sama untuk mendaur ulang popok bekas pakai menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai.
 
Program sustainability yang kini dijalankan Softex Indonesia di Bandung, Jawa Barat adalah program daur ulang popok bekas pakai menggunakan mesin hidrotermal yang ramah lingkungan atau tanpa metode pembakaran.
 
Head of Talent Acquisition, Learning & Reward Softex Indonesia, M. Zaenal Abidin mengungkapkan proses pengolahan ini menghasilkan batu bata dari popok bekas (pokbrick) dan minyak bakar.
 
"Ini mampu mengurangi limbah popok. Program ini merupakan program lanjutan dari program sustainability sebelumnya yang sudah dijalankan di Tangerang," tutup dia.
 

(DEV)
TERKAIT

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif