Ilustrasi (Foto: dokumentasi Whitesky Aviation)
Ilustrasi (Foto: dokumentasi Whitesky Aviation)

Helicity Bisa Menjadi Transportasi Koneksi Sektor Pariwisata

Ekonomi transportasi helikopter
Angga Bratadharma • 24 September 2017 07:02
medcom.id, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus menggenjot pembangunan nasional di sektor pariwisata. Itu sebabnya pemerintah menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan target 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019. PT Whitesky Aviation melalui Helicity mengambil peran untuk mewujudkan target nasional itu.
 
"Kami mendukung dan memiliki Helicity yang sejalan dengan pengembangan pariwisata di Indonesia," kata CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Minggu 24 September 2017.
 
Denon menuturkan, sebagai perusahaan operator helikopter, pihaknya memiliki kesamaan pandangan dengan Kementerian Pariwisata untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia. Melalui Helicity, pihaknya sangat tertarik mempromosikan pariwisata Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Itu terbukti dari berbagai program yang selama ini telah dijalankan Whitesky melalui Helicity. Misalnya, menyediakan layanan perjalanan Jakarta–Bandung dan sebaliknya. Juga melayani penjemputan sebelum dan sesudah pemberangkatan sehingga masyarakat tidak perlu lagi risau dengan masalah tersebut.
 
Di samping itu, Helicity telah melayani keliling helikopter di Kepulauan Seribu dan sekitarnya. Perusahaan ini juga telah mengepakkan sayap ke Pulau Bintan untuk menyokong sektor pariwisata daerah itu bersama dengan Bintan Aviation Investment. Kerja sama yang tentu saja akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Pulaun Bintan yang dikenal eksotis itu.
 
"Kita juga hadir untuk menyokong pariwisata di Bintan. Apalagi Pulau Bintan dan Batam diharapkan mampu menarik 4 juta wisatawan asing atau sekitar 20 persen dari target nasional," kata Denon.
 
Menurut Denon, peran helikopter menjadi penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia. Terlebih keterlibatan helikopter bisa menjadi salah satu transportasi alternatif yang mendukung konektivitas transportasi untuk sektor pariwisata. "Kami bangga jika bisa berkontribusi terhadap kemajuan pariwisata di Indonesia," ungkapnya.
 
Berkeliling menggunakan helikopter mengunjungi destinasi wisata, kata Denon, tentunya memberi pengalaman yang berbeda. Dengan helikopter akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Itu yang dirasakan para penumpang ketika menggunakan helikopter dari Jakarta menuju Bandung.
 
Diungkapkan Denon, program perusahaannya melalui Helicity sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan yang menerapkan strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara.
 
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2016 sudah mencapai 12 juta orang. Dengan catatan, rata-rata perputaran uang untuk satu wisatawan nusantara bisa mencapai Rp1,2 juta dan wisman USD1.200 per kunjungan. Angka tersebut hingga pertengahan tahun kemarin diakui telah mencapai setengah dari target Kementerian Pariwisata.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif