24 Perusahaan Gadai Telah Peroleh Izin Resmi OJK
Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Mochammad Ihsanuddin (tengah). (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui ada sebanyak 24 perusahaan gadai dari total 585 perusahaan gadai di seluruh Indonesia, yang telah mendaftar dan memperoleh izin resmi dari OJK,. Perolehan data tersebut ‎didapatkan dari hasil kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero).

‎"Per Mei 2018, ‎sudah ada 14 perusahaan gadai yang resmi mendaftarkan dan 10 perusahaan yang telah resmi memperoleh izin," kata Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Mochammad Ihsanuddin, ditemui dalam kegiatan 'Media Briefing Bronis (NgobrolManis) terkait Perkembangan Pendaftaran Pegadaian Swasta' di Kantor Pusat OJK, Jakarta, Jumat, 25 Mei 2018.

‎Dia mengaku, OJK telah memberikan waktu kepada usaha gadai untuk mendaftarkan dan memperoleh izin dari OJK. Hal itu tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 31/POJK.15/2016‎.

Aturan tersebut menyebutkan bahwa OJK memberikan waktu kepada usaha gadai selama dua tahun hingga 29 Juli 2018 untuk mendaftarkan secara resmi ke OJK. Sedangkan pengajuan izin ditambah lagi hingga satu tahun.

"Jadi, kalau orang mau mendirikan perusahaan gadai, tetap ikuti proses yang langsung untuk ajukan izin usaha. Memang proses tersebut lebih berat untuk memperoleh izin resmi," tutur dia.

Adapun dari 14 perusahaan yang telah resmi terdaftar, sebanyak 10 perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT), dua perusahaan berbentuk koperasi, dua perusahaan berbentuk CV. Sedangkan 10 perusahaan yang telah mendapatkan izin berbentuk PT.

Berdasarkan POJK, perusahaan gadai harus didirikan berdasarkan PT atau koperasi. ‎Usaha gadai pun harus memiliki modal disetor Rp500 juta untuk lingkup wilayah usaha kabupaten maupun kota. Adapun modal disetor Rp2,5 miliar untuk lingkup wilayah usaha provinsi. Modal harus disetor secara tunai penuh atas nama perusahaan di bank konvensional maupun syariah.‎



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id