Pemerintah akan Deportasi TKA yang Melanggar
Tenaga kerja Asing. Metrotvnews.com/M Rizal.
Jakarta: Pemerintah akan tegas kepada Tenaga Kerja Asing (TKA) yang tidak mengikuti peraturan bekerja yang berlaku. Tidak tanggung-tanggung pemerintah akan mendeportasi TKA jika melanggar aturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri saat konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan. Ia mengatakan, pemerintah akan menerapkan sanksi bagi perusahaan dan TKA yang melanggar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, jika pelanggaran dibuat oleh TKA dan dinilai berat maka pemerintah akan bertindak tegas dengan mendeportasikannya.

"Intinya kita ikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. Kalau TKA bisa dideportasi," sebut Hanif, di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Sementara, untuk perusahaan yang melanggar aturan pemerintah akan tegas membekukan layanan perusahaan tersebut.

"Kalau perusahaan karena di sini banyak elemen yang terlibat ya bisa dipilih berbagai macam sanksi termasuk penundaan layanan dan lain sebagainya," kata dia.

Ditemui ditempat yang sama, Direktur Jenderal  Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Sugeng Priyanto menyatakan dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) akan menjalankan tugas untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah serta kementerian dan lembaga mengenai pelanggaran yang dibuat TKA atau perusahaan. Nantinya sanksi akan ditetapkan oleh pemerintah.

"Satgas ini akan turun untuk melihat ada pelanggaran-pelanggaran apa. Nanti kalau memang ada temuan temuan yang tidak sesuai dengan aturan maka nanti satgas ini nanti yang akan memberikan kepada kementerian dan lembaga yang terkait pelanggaran itu apa," tutup Sugeng.





(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id