Salah satu kerabat, Yandri membenarkan almarhum meninggal karena serangan jantung. "Kejadiannya sangat mendadak. Baru hari ini juga dibawa ke rumah sakit," ujar Yandri, di rumah duka Executive Paradise Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (13/5/2016).
Sayangnya, saat dibawa ke rumah sakit, nyawa almarhum tak tertolong dan meninggal tepat pada pukul 14.39 WIB. "Bapak meninggal tadi sore jam 14.39," tutur dia.
Yandri mengungkapkan bahwa mendiang Robby Djohan telah lama menderita penyakit jantung. Bahkan sang almarhum juga secara rutin memeriksakan penyakitnya tersebut ke rumah sakit.
Robby Djohan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Rencananya, almarhum akan dimakankan pada Sabtu (14/5/2016) pukul 10.00 WIB di TPU Jeruk Purut Bawah.
Seperti diketahui, Robby Djohan merupakan Dirut Garuda Indonesia pada Februari hingga Oktober 1998. Pria kelahiran Semarang 1 Agustus 1938 ini malang melintang di dunia perbankan bahkan sempat menjadi dosen Pascasarjana Universitas Indonesia (UI).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News